bytedaily - Seorang wanita di Florida, Dunia Sierra, diduga membeli 10 mobil baru dalam kurun waktu delapan hari dengan menggunakan informasi keuangan palsu. Menurut laporan News 7 Miami, Sierra ditangkap pada Kamis, 9 April, dan menghadapi beberapa dakwaan pidana, termasuk penipuan terorganisir, pencurian besar, dan penipuan terkait kendaraan.
Sierra diduga terlibat dalam sindikat penipuan yang melibatkan manajer keuangan dealer, broker kendaraan, dan pembeli 'topeng' (straw buyers). Modusnya adalah membeli banyak mobil secara berurutan menggunakan informasi palsu sebelum transaksi tersebut tercatat di riwayat kredit.
Untuk membiayai pembelian mobil mewah seperti Mercedes-Benz S560 dan Corvette Stingray 2023, Sierra dilaporkan berbohong dalam formulir pinjaman. Ia mengklaim memiliki restoran tempatnya bekerja sebagai pelayan dan menyatakan penghasilannya mencapai USD 180.000 (sekitar Rp 2,7 miliar) per bulan.
Skema 'credit bust-out' semacam ini dilaporkan semakin marak di Florida. Pembeli bekerja sama dengan manajer keuangan yang menyetujui informasi palsu tersebut. Manajer keuangan mendapatkan keuntungan dari komisi penjualan opsi tambahan dan garansi yang dibebankan pada mobil. Setelah pembeli mendapatkan banyak mobil sebelum perusahaan kredit menyadarinya, kendaraan tersebut biasanya dijual di pasar gelap dan sering kali dikirim ke luar negeri.
NBC Miami melaporkan tahun lalu bahwa Florida menjadi pusat kejahatan semacam ini. Biasanya, pembeli melarikan diri ke luar negeri setelah melakukan pembelian. Namun, Sierra dilaporkan tidak sempat melarikan diri sebelum ditangkap dengan jaminan USD 26.000.
Mobil yang diduga dibeli oleh Sierra antara lain Corvette dan Toyota Highlander 2023, BMW i8 2019, Hyundai Palisade Calligraphy 2024, Kia Telluride 2024, Mazda CX-9 2022, dan tiga unit motor Harley-Davidson.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.