bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, seorang warga Denmark tidak sengaja menemukan timbunan harta karun perak seberat lebih dari 18,5 kilogram saat sedang merenovasi halaman belakang rumahnya untuk membangun teras. Temuan ini telah diidentifikasi sebagai timbunan perak dari Zaman Viking (793-1066 Masehi) yang terbesar yang pernah ditemukan.
Harta karun tersebut terdiri dari sekitar 700 artefak perak, termasuk batangan, perhiasan, koin, dan sebuah miniatur palu Thor yang melambangkan kepercayaan pada dewa-dewa Nordik. Sekitar 320 dari benda-benda ini ditemukan di dalam wadah tanah liat, sementara sisanya tersebar di sekitarnya. Ukurannya hampir tiga kali lipat dari temuan perak Zaman Viking terbesar sebelumnya di Denmark.
Salah satu batangan perak memiliki ukiran rune yang bertuliskan "hutu", yang diperkirakan merupakan nama atau penanda pemiliknya. Penemuan ini terjadi di wilayah Rebild Kommune ketika pemilik rumah membersihkan area untuk pemasangan ubin teras.
Di antara koin yang ditemukan, terdapat dua koin penny perak Anglo-Saxon dari masa pemerintahan Raja Edward (899-924 Masehi), yang mengindikasikan kemungkinan asal timbunan ini sekitar abad ke-10. Terdapat pula koin dari peradaban Islam. Menurut Torben Sarauw, manajer warisan budaya di Museum Jutlanda Utara, temuan ini memperkuat bukti hubungan Denmark dengan wilayah Eropa dan Timur selama Zaman Viking.
Temuan ini memberikan pemahaman baru mengenai praktik ekonomi dan cara masyarakat Denmark pada Zaman Viking menyimpan, mengelola, dan menyembunyikan kekayaan mereka. Sarauw menjelaskan bahwa sebagian besar benda perak berfungsi sebagai alat tukar berdasarkan berat, yang dapat dikelompokkan sesuai timbangannya, menunjukkan fungsinya sebagai simpanan kekayaan.
Para ahli menduga timbunan ini mungkin dikubur di dekat pemukiman, di jalur yang kini telah hilang, atau di lokasi yang lebih terpencil. Namun, investigasi lebih lanjut untuk menentukan alasan penguburan terkendala oleh perkembangan area tersebut menjadi permukiman padat penduduk. Saat ini, temuan tersebut telah diserahkan kepada Museum Nasional Denmark untuk penelitian lebih lanjut.