bytedaily - Di tengah fluktuasi harga bahan bakar yang terus bergejolak, muncul pertanyaan mengenai kelayakan perjalanan darat (road trip) jika harga bensin mencapai 10 dolar AS (sekitar Rp150.000) per galon. Dilansir dari jalopnik.com, pertanyaan ini memicu refleksi tentang pengalaman perjalanan darat yang berkesan dan apakah aktivitas tersebut masih terjangkau di masa depan.
Kenaikan harga bensin yang ekstrem dapat memengaruhi hobi perjalanan darat yang digemari banyak orang. Meskipun tidak ada yang tahu pasti seberapa mahal bensin akan menjadi, skenario harga 10 dolar AS per galon menimbulkan pertanyaan mendasar: apakah masyarakat masih akan melakukan perjalanan darat selain untuk keperluan mendesak?
Beberapa faktor dapat membantu meringankan beban finansial perjalanan darat, seperti mengganti kendaraan boros bahan bakar dengan mobil hibrida yang hemat energi, atau memilih menggunakan skuter dan tenda ketimbang rumah mobil. Jika konsumsi bahan bakar dapat ditekan seminimal mungkin untuk menghadapi harga bensin 10 dolar AS per galon, ke mana saja perjalanan yang masih dianggap sepadan?
Artikel tersebut menyoroti bahwa daftar perjalanan darat populer sering kali mencantumkan Highway One di sepanjang pantai California. Meskipun pemandangannya indah, rute pesisir ini kerap kali tidak menyenangkan untuk dikendarai karena banyaknya wisatawan dengan kendaraan rekreasi (RV) dan lebar jalan yang monoton. Penulis lebih memilih rute pedalaman.
Sebagai contoh, penulis berencana melakukan perjalanan darat sejauh 10.000 mil dari Ohio Timur ke Lingkar Arktik di Alaska dan kembali dengan Porsche Cayenne. Perjalanan ini telah diidamkan selama lebih dari satu dekade dan akan ditemani seorang teman. Dengan konsumsi rata-rata sekitar 30 mil per galon, biaya solar diperkirakan mencapai 3.500 dolar AS jika harga solar mencapai 10 dolar AS per galon. Penulis berharap perjalanan ini tetap sepadan, meskipun ada harapan harga solar tidak akan setinggi itu.
Pengalaman lain yang dibagikan adalah perjalanan solo lintas negara pada tahun 2017 menggunakan Porsche 912E tahun 1976, mengunjungi museum otomotif dan sirkuit balap. Penulis merasa perlu mengulang pengalaman serupa dengan Porsche 911 Turbo, yang dianggapnya akan sangat berharga meskipun harga bensin mencapai 10 dolar AS per galon.
Artikel ini mengundang pembaca untuk berbagi pengalaman perjalanan darat terbaik mereka yang tetap layak dilakukan, terlepas dari harga bensin yang tinggi.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.