bytedaily
Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Pertamina Bantu Petani Boyolali Maksimalkan Lahan di Musim Kemarau

Redaksi 19 Agustus 2026 3 views
Pertamina Bantu Petani Boyolali Maksimalkan Lahan di Musim Kemarau
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, para petani di Desa Sobokerto, Boyolali, Jawa Tengah, kini dapat mengoptimalkan lahan pertanian mereka saat musim kemarau berkat dukungan Pertamina. Sebelumnya, keterbatasan air membuat lahan seluas empat hektare yang dikelola kelompok tani Ngudi Makmur hanya bisa ditanami sekitar 20 persen saat musim kemarau, menyebabkan kerugian selama enam bulan.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Energi Berdikari (DEB), Pertamina melalui PT Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal (AFT) Adi Soemarmo memberikan pendampingan dan bantuan. Bantuan tersebut meliputi pembangunan dua sumur air, penyediaan sarana dan prasarana pertanian, serta pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk menggerakkan pompa air.

Program ini menunjukkan dampak positif yang signifikan. Pada tahun pertama pendampingan, luas lahan yang dapat ditanami saat musim kemarau meningkat menjadi 60 persen, dan pada tahun kedua mencapai sekitar 90 persen. Selain itu, Pertamina juga mendukung pengembangan sektor peternakan melalui budidaya ternak berkelompok, serta memanfaatkan gulma dari Waduk Cengklik sebagai pakan ternak alternatif yang memberikan nilai ekonomi tambahan sekaligus menjaga lingkungan.

Penggunaan PLTS juga membebaskan kelompok tani dari ketergantungan pada listrik konvensional untuk pompa air, mendorong kemandirian energi dan mengurangi emisi. Khairul, salah seorang petani, menyatakan bahwa manfaat yang diberikan Pertamina sangat besar dan dirasakan langsung, meningkatkan kesejahteraan petani.

VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa program DEB merupakan bukti nyata pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) dalam mendorong kemandirian masyarakat, tidak hanya dalam akses energi, tetapi juga melalui pengembangan sektor pertanian, perikanan, pariwisata, dan pengelolaan lingkungan.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.