bytedaily - Pertamina Patra Niaga bekerja sama dengan Kementerian ESDM dan BPH Migas telah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kesiapan distribusi energi di Jawa Barat. Peninjauan ini mencakup fasilitas seperti Fuel Terminal Padalarang dan SPPBE Patra Trading, yang bertujuan untuk menjamin pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) bagi masyarakat, terutama menjelang periode mudik Idulfitri.
Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, menyatakan keyakinannya terhadap kesiapan Pertamina Patra Niaga dalam memenuhi kebutuhan energi masyarakat selama puncak mudik dan arus balik. Ia juga mengapresiasi upaya perusahaan dalam memastikan kelancaran layanan energi.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Taufik Aditiyawarman, menegaskan bahwa pihaknya telah mengaktifkan Satuan Tugas Ramadhan dan Idulfitri (Satgas RAFI) sejak 9 Maret. Satgas ini bertugas memastikan ketersediaan BBM dan LPG sesuai dengan stok minimum yang ditetapkan oleh BPH Migas dan Kementerian ESDM, serta berkoordinasi erat dengan kedua instansi tersebut untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.