bytedaily - PT Pertamina (Persero), melalui unit bisnisnya Pertamina Patra Niaga, telah mendirikan 19 lokasi Serambi MyPertamina Mini/Compact. Fasilitas ini dirancang sebagai area peristirahatan gratis bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik sekaligus berwisata selama periode libur Lebaran 2026. Penempatan titik-titik ini difokuskan pada jalur-jalur wisata strategis di seluruh Indonesia.
Inisiatif ini merupakan wujud komitmen Pertamina Patra Niaga untuk memberikan kenyamanan tidak hanya di rute mudik utama, tetapi juga di destinasi wisata populer yang diprediksi ramai pengunjung selama libur panjang. Pengguna Serambi MyPertamina dapat menikmati beragam layanan gratis, mencakup mini klinik, tempat ibadah (musala), ruang laktasi, area relaksasi, kursi pijat, hingga zona bermain anak (kids corner) dan konsol permainan.
Selain layanan dasar tersebut, fasilitas gratis lainnya yang disediakan antara lain koneksi Wi-Fi, stasiun pengisian daya gawai (Free Charging Station), serta makanan dan minuman ringan. Pihak Pertamina Patra Niaga menyatakan bahwa kehadiran Serambi MyPertamina di jalur wisata bertujuan untuk mendukung kelancaran dan kenyamanan perjalanan, khususnya bagi keluarga yang berwisata.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menekankan bahwa Serambi MyPertamina di area wisata diharapkan dapat menjadi tempat beristirahat yang memadai sebelum melanjutkan perjalanan. Ini sejalan dengan tren libur Lebaran yang tidak hanya mencakup tradisi mudik tetapi juga kegiatan wisata keluarga.
Sebanyak 19 titik Serambi MyPertamina Mini/Compact tersebar di sejumlah wilayah di Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Beberapa di antaranya berlokasi di destinasi wisata ternama seperti Puncak Bogor, Pangandaran, Ciwidey Bandung, dan Pasir Panjang Singkawang. Lokasi strategis lainnya mencakup area seperti Karo, Pematang Siantar, Kampar, Pidie, Sukabumi, Cilegon, serta rute utama di Sulawesi, yaitu Parepare-Makassar dan Palopo-Makassar. Jaringan yang luas ini memungkinkan masyarakat mengakses fasilitas peristirahatan tanpa harus melakukan deviasi yang signifikan dari rute perjalanan mereka.