bytedaily - Melansir dari ekonomi.republika.co.id, PT Pintu Kemana Saja (PINTU), sebuah platform investasi aset kripto yang beroperasi di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), telah memperkenalkan fitur terbarunya bernama Pintu Futures Lite. Fitur ini dirancang khusus untuk memfasilitasi transaksi derivatif kripto dengan tampilan yang disederhanakan dan alur transaksi yang minimalis dalam aplikasi PINTU.
Peluncuran Pintu Futures Lite merupakan bagian dari upaya PINTU untuk meningkatkan adopsi trading derivatif di Indonesia. Hal ini sejalan dengan bertambahnya minat masyarakat terhadap instrumen investasi aset kripto. Presiden Direktur PINTU, Andy Putra, menyatakan bahwa fitur ini ditujukan sebagai gerbang bagi para trader pemula dan menengah yang ingin menjajal trading derivatif kripto dengan memanfaatkan leverage.
Melalui Pintu Futures Lite, pengguna dapat membuka posisi Long jika memprediksi kenaikan harga aset, atau posisi Short jika memprediksi penurunan harga. Proses ini hanya memerlukan tiga langkah. Pengguna juga dapat menentukan besaran margin dan leverage hingga 25 kali lipat dari modal awal, yang disesuaikan dengan toleransi risiko masing-masing. Fitur ini juga dilengkapi dengan opsi pengelolaan risiko seperti Isolated Margin, Take Profit, dan Stop Loss.
Andy Putra menambahkan bahwa Pintu Futures Lite diharapkan dapat menjadi sarana inklusi dan pengalaman awal yang aman bagi trader baru, sekaligus menawarkan alternatif bagi pengguna yang mencari pengalaman trading yang lebih mendalam dibandingkan dengan fitur Pintu Futures Pro yang lebih canggih.