bytedaily - Melansir laporan ekonomi.republika.co.id, PT PLN (Persero) kembali mengoperasikan Gardu Induk (GI) Jampang Kulon 150 kV berkapasitas 1x60 MVA di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Pengoperasian ini memperkuat sistem kelistrikan dan mendukung peluang usaha, investasi, serta kegiatan ekonomi di Sukabumi bagian selatan.
GI tersebut terhubung dengan jaringan transmisi sepanjang 56,96 kilometer yang memiliki 88 menara, termasuk Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV PLTU Pelabuhan Ratu–Jampang Kulon. PLN juga menyiapkan empat jalur penyulang untuk menyalurkan listrik kepada pelanggan.
Sebelum gardu kembali beroperasi, pilihan untuk mengalihkan pasokan listrik di wilayah itu terbatas. Ketika terjadi gangguan, pemulihan dapat memerlukan waktu lebih lama karena pasokan harus berasal dari gardu induk lain. Kini, konfigurasi jaringan memiliki pilihan pasokan dan kemampuan manuver yang lebih baik.
Vice President Efisiensi, Kualitas dan Pengukuran Distribusi Jawa, Madura, dan Bali PLN, Wahyu C Prasetyo, menyampaikan bahwa pengoperasian GI berkapasitas 1x60 MVA beserta empat jalur penyulang membuka peluang bagi usaha, termasuk UMKM di sekitarnya.
General Manager PLN UID Jawa Barat Muhammad Joharifin mengatakan penguatan infrastruktur dilakukan agar kesiapan jaringan sejalan dengan pertumbuhan kebutuhan listrik. Menurutnya, sistem yang lebih kuat dan andal dapat mendukung layanan listrik serta aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah selatan Jawa Barat.
Joharifin menambahkan, luas dan beragamnya kondisi geografis Jawa Barat membuat pengembangan sistem kelistrikan memerlukan perencanaan, investasi infrastruktur, dan kolaborasi berkelanjutan. Upaya penguatan jaringan juga mencakup wilayah yang memiliki tantangan geografis, seperti Sukabumi bagian selatan.
Kabupaten Sukabumi memiliki potensi ekonomi, termasuk sektor kelautan yang didukung garis pantai sepanjang 117 kilometer.