bytedaily
Sabtu, 17 Oktober 2026 - 03:03 WIB

PNM dan PPI Jajaki Perluasan Pasar Produk Nasabah Mekaar

Redaksi 17 Oktober 2026 1 views
PNM dan PPI Jajaki Perluasan Pasar Produk Nasabah Mekaar
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM bekerja sama dengan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) untuk menjajaki perluasan akses pasar bagi produk nasabah binaan PNM Mekaar. Nota Kesepahaman kedua perusahaan ditandatangani di Indonesia Convention Exhibition, BSD City, Tangerang, Jumat (16/10/2026).

Kerja sama itu dilatarbelakangi tantangan yang dihadapi banyak pelaku usaha ultra mikro. Produk makanan olahan dan kerajinan daerah yang mereka hasilkan belum seluruhnya memiliki akses ke jaringan distribusi, pembeli dalam jumlah besar, serta informasi mengenai kebutuhan pasar yang lebih luas.

Riset Bappenas tentang usaha mikro dan kecil di Indonesia yang terbit pada 2025 menunjukkan 98 persen usaha yang disurvei masih menjual produk di lingkungan sekitar. Adapun 10 persen telah menjangkau pasar nasional dan 4 persen melayani pasar internasional.

Direktur Operasional dan Hubungan Kelembagaan PNM Lalu Dodot Patria Ary mengatakan, pendampingan usaha ultra mikro tidak cukup hanya dengan menyediakan modal dan membantu menghasilkan produk. Pelaku usaha juga perlu memperoleh peluang untuk menjangkau lebih banyak pembeli.

Dalam kolaborasi tersebut, PNM berbekal kedekatan dengan nasabah dan pemahaman atas kebutuhan pengembangan usaha mereka. Sementara itu, PPI memiliki pengalaman serta jaringan perdagangan yang dapat dimanfaatkan untuk menjajaki peluang pemasaran yang lebih luas.

Ke depan, PNM dan PPI akan mengidentifikasi produk potensial milik nasabah Mekaar dan mencocokkannya dengan peluang pasar yang sesuai. Kerja sama itu diharapkan turut mendorong pertumbuhan usaha ultra mikro secara berkelanjutan.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.