bytedaily
Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:13 WIB

PNM Prioritaskan Keselamatan Karyawan dan Nasabah Terdampak Gempa NTT

Redaksi 18 Agustus 2026 2 views
PNM Prioritaskan Keselamatan Karyawan dan Nasabah Terdampak Gempa NTT
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM segera bertindak pasca gempa bumi yang melanda Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) untuk memastikan keselamatan karyawan dan nasabahnya. Prioritas utama PNM adalah melakukan inventarisasi dan pemantauan terhadap kondisi karyawan beserta keluarga mereka, serta mendata nasabah yang terdampak gempa.

Upaya ini dilakukan melalui jaringan PNM di daerah guna memperoleh gambaran kondisi lapangan yang cepat dan akurat, termasuk identifikasi kebutuhan paling mendesak. Direktur Utama PNM, Kindaris, menyatakan bahwa keselamatan manusia adalah hal terpenting dalam situasi bencana. PNM ingin memastikan karyawan dan nasabah yang terdampak mendapatkan perhatian dan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Data hasil inventarisasi akan menjadi dasar penentuan bentuk dukungan selanjutnya, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar hingga pemulihan pasca-bencana. Sejalan dengan pendataan, PNM juga telah menyiapkan bantuan logistik yang difokuskan pada kebutuhan dasar seperti makanan, air minum, dan perlengkapan kebersihan bagi masyarakat terdampak, khususnya karyawan dan nasabah PNM.

Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur menjadi lokasi pertama penyaluran bantuan, dengan rencana perluasan cakupan wilayah penerima manfaat. Kindaris menambahkan bahwa kehadiran PNM di saat dibutuhkan, terutama bagi karyawan dan nasabah yang merupakan bagian dari keluarga besar PNM, sangat penting. Setelah keselamatan dan kebutuhan dasar terpenuhi, PNM akan fokus pada strategi pemulihan usaha ultra mikro.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.