bytedaily
Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:11 WIB

PTBA Ajukan Rencana Produksi 2027 kepada Kementerian ESDM

Redaksi 05 Oktober 2026 14 views
PTBA Ajukan Rencana Produksi 2027 kepada Kementerian ESDM
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan ekonomi.republika.co.id, PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) tengah mengajukan rencana produksi batu bara untuk 2027 kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Perusahaan mempertimbangkan persetujuan pemerintah, kebutuhan domestik, dan peluang pasar ekspor dalam perencanaan operasionalnya.

Direktur Utama PTBA Bambang Ismawan menyebut perusahaan masih berada di jalur untuk mencapai target produksi sekitar 49,5 juta ton pada 2026. Menurut dia, rantai pasok terintegrasi, mulai dari tambang hingga angkutan kereta api dan pelabuhan, menjadi penopang keandalan pasokan.

Target produksi batu bara nasional ditetapkan oleh Kementerian ESDM. Persetujuan pemerintah menjadi acuan produsen untuk menyesuaikan rencana dengan kebutuhan domestik, cadangan strategis, dan kondisi pasar. PTBA juga menyatakan kepastian regulasi serta ketepatan waktu persetujuan produksi dalam RKAB diperlukan untuk mengatur logistik, kebutuhan kontraktor, dan perjanjian komersial.

PTBA menyatakan menjalankan kegiatan operasional dengan mengacu pada kaidah Good Mining Practice, tata kelola perusahaan yang baik, serta ketentuan perundang-undangan. Perusahaan juga menyampaikan dukungannya terhadap Kepmen ESDM Nomor 365.K/MB.01/MEM.B/2026 mengenai pedoman teknis penggunaan anak perusahaan dan/atau afiliasi dalam jasa pertambangan mineral dan batu bara.

Bambang mengatakan PTBA telah mengajukan permohonan kepada Menteri ESDM untuk menggunakan PT Satria Bahana Sarana (PT SBS) sebagai perusahaan afiliasi jasa kontraktor penambangan. Pengajuan tersebut, menurut perusahaan, ditujukan agar kegiatan operasional sesuai ketentuan dan pasokan produksi tetap terjaga. Kepmen tersebut memungkinkan penggunaan anak perusahaan atau afiliasi sepanjang memenuhi persyaratan dan memperoleh persetujuan melalui mekanisme yang ditetapkan.

Pada semester I 2026, penjualan domestik PTBA tercatat 10,77 juta ton, atau sekitar 51 persen dari total penjualan perusahaan.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.