bytedaily
Selasa, 18 Agustus 2026 - 01:37 WIB

PTPN Group Kembangkan Ekosistem Ubi Kayu Terintegrasi di Lampung

Redaksi 12 Agustus 2026 5 views
PTPN Group Kembangkan Ekosistem Ubi Kayu Terintegrasi di Lampung
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, PT Perkebunan Nusantara III (Persero) atau PTPN sedang menggarap pengembangan komoditas ubi kayu di Provinsi Lampung dengan target luasan lahan mencapai 10.000 hektare. Fokus pengembangan ini mencakup seluruh aspek, mulai dari budidaya hingga industri pengolahan, termasuk pemanfaatannya sebagai bahan baku bioetanol.

Direktur Utama PTPN III, Denaldy Mulino Mauna, menjelaskan bahwa pengembangan ubi kayu secara terintegrasi ini bertujuan untuk menciptakan nilai tambah produk serta membuka peluang ekonomi bagi petani dan pelaku usaha lokal. Pendekatan hilirisasi ini diharapkan dapat membangun ekosistem ubi kayu dari hulu ke hilir, yang pada gilirannya akan mendukung ketahanan pangan dan energi nasional.

Denaldy menambahkan bahwa inisiatif ini sejalan dengan agenda pemerintah dalam memperkuat swasembada pangan dan energi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. PTPN III, melalui anak usahanya PTPN I, telah menjalin kerja sama usaha dengan 11 mitra strategis yang meliputi perusahaan swasta, BUMD, BUMDes, koperasi, dan yayasan. Tahap awal penandatanganan nota kesepahaman (MoU) ini mencakup rencana penanaman ubi kayu di lahan seluas 7.313 hektare melalui program budidaya terpadu.

Dalam pengembangan sisi hulu (on farm), PTPN III akan fokus pada optimalisasi lahan, penerapan teknologi budidaya, dan pengembangan varietas unggul. Sementara itu, pada sisi hilir (off farm), perusahaan akan mengembangkan industri pengolahan, termasuk pemanfaatan ubi kayu untuk produksi bioetanol. Dengan demikian, ubi kayu diharapkan dapat memberikan kontribusi ganda bagi ketahanan pangan dan energi nasional, sekaligus meningkatkan pendapatan petani.

Denaldy menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah daerah, BUMDes, koperasi, BUMD, dan masyarakat untuk membangun rantai nilai yang melibatkan komunitas sekitar. Sinergi ini diharapkan dapat mendorong hilirisasi komoditas unggulan daerah, menciptakan lapangan kerja, dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Lampung.

Direktur Pemasaran dan Aset Manajemen PTPN I, Arif Budiman, menyatakan bahwa program akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari penyiapan lahan, penguatan kemitraan, pengembangan budidaya, hingga integrasi dengan industri hilir. Pihaknya optimistis kolaborasi ini akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat, terutama petani dan pelaku usaha lokal, serta memastikan manfaat ekonomi dapat dirasakan hingga tingkat tapak.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.