bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menduga suara dentuman yang terdengar di Kota Bandung dan sekitarnya pada Jumat (4/9) malam hingga Sabtu (5/9) dini hari berkaitan dengan aktivitas erupsi Gunung Api Anak Krakatau. Kepala PVMBG Rita Susilawati menyatakan bahwa waktu kejadian erupsi Anak Krakatau bersamaan dengan munculnya suara dentuman tersebut.
Menurut Rita, erupsi dalam skala tertentu seringkali disertai dengan suara dentuman yang nyaring. Pelepasan energi akustik dari fenomena ini bisa sangat besar dan mampu merambat hingga ratusan kilometer. Hal ini didukung oleh penyelidikan yang pernah dilakukan sebelumnya.
PVMBG menjelaskan bahwa suara dentuman dari gunung api aktif dapat terdengar hingga jarak ratusan kilometer dari lokasi. Fenomena serupa pernah terjadi saat Gunung Kelud di Jawa Timur meletus pada tahun 2014, di mana suaranya terdengar hingga Yogyakarta dan beberapa wilayah Jawa Tengah.
Rita menambahkan bahwa perambatan suara ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk perbedaan temperatur, serta arah dan kecepatan angin. Faktor-faktor tersebut dapat memengaruhi sejauh mana suara dentuman atau suara erupsi dapat terdengar.
Sebelumnya, pada April 2020, erupsi Gunung Api Anak Krakatau juga dilaporkan terdengar hingga wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Dengan mempertimbangkan kesamaan waktu kejadian dan tidak adanya catatan gempa tektonik di Jawa Barat, PVMBG menyimpulkan bahwa suara dentuman di Bandung Raya dan sekitarnya kemungkinan besar berhubungan dengan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Namun, PVMBG menekankan bahwa meskipun ada dugaan korelasi waktu, hal tersebut belum secara pasti membuktikan sumber dentuman.
PVMBG mencontohkan kembali erupsi Gunung Kelud pada 13 Februari 2014, yang kolom erupsi mencapai 17 kilometer dan melepaskan energi akustik sangat besar, sehingga suaranya terdengar di sejumlah wilayah Jawa Tengah yang jauh dari sumber erupsi. Fenomena perambatan suara erupsi jarak jauh bukanlah hal yang tidak mungkin terjadi.