bytedaily
Senin, 06 Juli 2026 - 05:34 WIB

Ritel Furnitur dan Kasur Ortho Mattress Ajukan Kebangkrutan Bab 11

Redaksi 04 Juni 2026 12 views
Ritel Furnitur dan Kasur Ortho Mattress Ajukan Kebangkrutan Bab 11
Ilustrasi visual (Sumber: finance.yahoo.com)

bytedaily - Dilansir dari finance.yahoo.com, perusahaan ritel furnitur dan kasur Ortho Mattress, yang telah berdiri selama 69 tahun, mengajukan perlindungan kebangkrutan di bawah Bab 11 untuk merestrukturisasi bisnisnya. Pengajuan ini dilakukan di Pengadilan Kebangkrutan AS untuk Distrik Tengah California di Woodland Hills pada 1 Juni.

Dalam pengajuannya, Ortho Mattress mencatat aset senilai USD 1 juta hingga USD 10 juta dan liabilitas antara USD 10 juta hingga USD 50 juta. Alasan spesifik pengajuan kebangkrutan tidak disebutkan dalam dokumen tersebut.

Meskipun industri furnitur secara keseluruhan menunjukkan hasil penjualan yang positif pada tahun 2025, dengan kenaikan gabungan 0,9% menjadi USD 51,2 miliar untuk 100 ritel teratas menurut Furniture Today, dan sektor toko kasur AS mengalami kenaikan pendapatan 1,3% menjadi USD 28,4 miliar, Ortho Mattress justru menghadapi kesulitan finansial.

Kreditor terbesar Ortho Mattress meliputi E.S. Kluft & Co. yang berutang lebih dari USD 165.000, Simmons Manufacturing Co. lebih dari USD 108.000, dan Mann Enterprises Inc. lebih dari USD 95.000. Perusahaan yang berbasis di Cerritos, California ini, didirikan pada tahun 1957 di Gardena, California, dan saat ini mengoperasikan 23 lokasi ritel di California dan Arizona.

Sebelumnya, perusahaan ini pernah memiliki lebih dari 60 lokasi. Sejarahnya mencakup merger dengan W. Simmons Industries pada tahun 1996, berganti nama menjadi WE Bedding pada tahun 1997, dan diakuisisi oleh Hugh Street Holdings pada tahun 1998. Nama Ortho Mattress digunakan kembali pada tahun 2004.

Ortho Mattress juga membeli aset Simmons Mattress Gallery pada tahun 2006, memindahkan seluruh manufaktur ke California pada tahun 2007, dan memperluas manufaktur ke Arizona pada tahun 2018, serta memindahkan kantor pusatnya ke Cerritos.

Pengajuan kebangkrutan Ortho Mattress terjadi di tengah gelombang kesulitan di sektor ritel furnitur. Ritel furnitur regional lainnya, SuperNova Furniture yang berbasis di Humble, Texas, juga mengajukan kebangkrutan Bab 11 pada 15 April. SuperNova Furniture, yang didirikan sekitar 40 tahun lalu, mengoperasikan beberapa toko di Texas.

Selain itu, American Home Furniture & Mattress, sebuah rantai furnitur berusia 90 tahun, juga mengajukan kebangkrutan Bab 11 pada 4 Maret. Perusahaan induknya, AFC Acquisition Corporation, menyatakan bahwa pengajuan ini bertujuan untuk merestrukturisasi bisnis, menutup beberapa toko, dan melanjutkan operasi, bukan untuk menghentikan bisnis secara keseluruhan.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi finance.yahoo.com.