bytedaily
Selasa, 19 Mei 2026 - 18:26 WIB

Saham Mengalami Volatilitas di 2026, Kinerja Bervariasi di Kuartal I

Redaksi 28 April 2026 14 views
Saham Mengalami Volatilitas di 2026, Kinerja Bervariasi di Kuartal I
Ilustrasi visual (Sumber: finance.yahoo.com)

bytedaily - Dilansir dari finance.yahoo.com, tahun 2026 sejauh ini diwarnai oleh volatilitas di pasar saham. Indeks-indeks utama sempat menguat di awal tahun, namun tren ini berbalik arah setelah pecahnya perang dengan Iran pada 28 Februari. Kenaikan harga minyak yang tajam berbanding terbalik dengan penurunan harga saham. Kelompok saham 'Mag7' yang sempat tertinggal, kini dilaporkan mulai kembali menunjukkan performa positif, demikian pula dengan saham-saham berbasis kecerdasan buatan (AI). Secara historis, tahun kedua masa jabatan presiden, dalam hal ini Presiden Trump, cenderung menjadi periode yang kurang kuat bagi pasar saham. Di sisi lain, inflasi dilaporkan kembali merangkak naik secara perlahan dan stabil, sementara suku bunga belum berubah sejak pemotongan terakhir oleh Federal Reserve pada Desember. Pada kuartal I 2026, S&P 500 mengalami penurunan sebesar 4,3%. Dalam lingkup Argus yang mencakup lebih dari 500 perusahaan publik, rata-rata penurunan harga saham adalah 0,3%, dengan median penurunan mencapai 2%. Laporan ini menyajikan daftar 10 saham dengan kinerja terbaik dan lima saham dengan kinerja terburuk dari lingkup Argus selama kuartal I.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi finance.yahoo.com.