bytedaily
Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:57 WIB

Samsung Rilis Galaxy Watch Ultra 2 dan Galaxy Watch 9 dengan Peningkatan AI dan Performa

Redaksi 24 Juli 2026 16 views
Samsung Rilis Galaxy Watch Ultra 2 dan Galaxy Watch 9 dengan Peningkatan AI dan Performa
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Samsung telah resmi meluncurkan dua jam tangan pintar terbarunya, yaitu Galaxy Watch Ultra 2 dan Galaxy Watch 9. Peluncuran ini bersamaan dengan perkenalan ponsel lipat terbaru, Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Flip 8.

Menurut informasi dari cnnindonesia.com, kedua smartwatch terbaru ini diklaim membawa peningkatan signifikan pada sektor baterai, layar, performa, serta fitur pemantauan kesehatan yang didukung oleh kecerdasan buatan (AI). Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, menyatakan dalam sesi Hands-on di Jakarta pada Kamis (23/7) bahwa Samsung meluncurkan lini ekosistem terbaru yaitu Galaxy Watch Series, termasuk Galaxy Watch Ultra 2 dan Galaxy Watch 9.

Galaxy Watch Ultra 2 diposisikan sebagai jam tangan pintar yang dirancang khusus untuk aktivitas olahraga dan luar ruang, menawarkan tingkat ketahanan yang lebih tinggi. Sementara itu, Galaxy Watch 9 didesain sebagai perangkat pemantau kesehatan untuk penggunaan sehari-hari.

Kedua perangkat ini ditenagai oleh Snapdragon Wear Elite Platform, yang diklaim mampu memberikan performa lebih cepat sekaligus konsumsi daya yang lebih efisien. Samsung merancang kedua jam tangan pintar ini untuk memantau data kesehatan secara berkelanjutan dan mengolahnya menjadi informasi yang bermanfaat bagi pengguna dalam menjalani aktivitas harian.

Galaxy Watch Ultra 2 hadir dengan ukuran 47 mm dan menggunakan casing berbahan titanium. Perangkat ini ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan daya tahan baterai yang lama, ketahanan fisik yang kuat, serta kemampuan pelacakan aktivitas luar ruang yang lebih mendalam. Jam tangan pintar ini dibekali baterai berkapasitas 800 mAh, yang merupakan peningkatan sebesar 35 persen dibandingkan generasi sebelumnya. Selain itu, Samsung membekali Galaxy Watch Ultra 2 dengan layar yang memiliki tingkat kecerahan hingga 5.000 nit, menjadikannya jam tangan pintar pertama di dunia dengan tingkat kecerahan layar sebesar itu. Meskipun kapasitas baterainya bertambah, Samsung mengklaim ketebalan Galaxy Watch Ultra 2 dipangkas hingga 12 persen dibandingkan generasi sebelumnya, dan dilengkapi tali jam yang lebih ringan dan lembut.

Untuk mendukung aktivitas luar ruang, Galaxy Watch Ultra 2 memiliki fitur Trail Run yang dapat mencatat elevasi, progres pendakian, dan kondisi medan, membantu pengguna mengatur ritme berlari dan memantau beban aktivitas. Samsung juga menyematkan fitur Nutrition Alert yang memberikan panduan kebutuhan cairan secara waktu nyata, melengkapi fitur Sweat Loss yang memperkirakan kehilangan cairan melalui keringat berdasarkan berat badan pengguna. Galaxy Watch Ultra 2 juga telah mengantongi sertifikasi IP69K, ketahanan air 10 ATM, dan standar EN13319 untuk mendukung aktivitas menyelam. Saat pengguna masuk ke air, perangkat dapat mencatat kedalaman, durasi penyelaman, dan suhu air. Fitur tambahan untuk melacak kecepatan naik-turun serta batas aman penyelaman akan tersedia melalui aplikasi Ultra 2 Diving yang dijadwalkan meluncur akhir tahun ini, dikembangkan Samsung bersama Mares.

Galaxy Watch 9 hadir dalam pilihan ukuran 40 mm dan 44 mm, menggunakan casing aluminium dengan desain bantalan atau cushion yang disempurnakan untuk kenyamanan penggunaan sepanjang hari. Jam tangan pintar ini dibekali baterai berkapasitas 390 mAh dan layar dengan tingkat kecerahan hingga 3.000 nit, yang diklaim tetap dapat dibaca dalam berbagai kondisi pencahayaan. Sama seperti Galaxy Watch Ultra 2, Galaxy Watch 9 juga dilengkapi dengan peningkatan pada baterai, layar, performa, serta fitur pemantauan kesehatan berbasis AI.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.