bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, SEFAS Group berencana untuk mengakuisisi seluruh jaringan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) milik Shell di Indonesia. Proses akuisisi ini masih dalam tahap menunggu persetujuan dari regulator serta pemenuhan berbagai persyaratan umum lainnya.
CEO SEFAS Group, Ricky Roesli, menyatakan bahwa langkah akuisisi ini merupakan kelanjutan strategis dalam upaya pengembangan bisnis ritel energi di Indonesia. Ia menargetkan penyelesaian transaksi akuisisi ini dapat rampung pada tahun ini.
Ricky menambahkan, sebagai distributor pelumas Shell terbesar di Indonesia, SEFAS merasa bangga dapat mengambil langkah bisnis selanjutnya ini dan berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan sektor ritel energi Indonesia di masa mendatang. Ia meyakini kepemilikan lokal akan menjadi fondasi penting bagi pengembangan bisnis ritel energi Shell di Indonesia ke depannya.
Ambisi SEFAS Group adalah membangun salah satu bisnis ritel energi yang paling terpercaya dan berkelanjutan di Indonesia, sembari berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi negara dan memenuhi kebutuhan energi yang terus meningkat. SEFAS Group akan terus melanjutkan proses akuisisi hingga tercapainya kepemilikan penuh atas bisnis SPBU Shell di Indonesia.
Perusahaan menekankan bahwa prioritas utama dalam proses ini adalah memastikan kelancaran transisi kepemilikan, sekaligus menjaga operasional SPBU agar tetap aman dan andal bagi konsumen. Sementara itu, Presiden Direktur Shell Indonesia, Andri Pratiwa, mengungkapkan bahwa SEFAS telah lama menjadi mitra Shell di Indonesia dan memiliki pemahaman yang mendalam mengenai pasar serta kebutuhan pelanggan.
Andri menjelaskan bahwa SEFAS merupakan mitra yang telah lama bekerja sama dengan Shell di Indonesia dan memiliki pemahaman mendalam mengenai pasar lokal, kebutuhan pelanggan, serta jaringan yang telah terbangun kuat untuk mendukung fase pertumbuhan bisnis berikutnya. Meskipun kepemilikan bisnis SPBU beralih ke SEFAS, merek Shell dipastikan akan tetap hadir di Indonesia melalui skema lisensi merek.
Shell menyatakan bahwa skema lisensi ini bertujuan untuk menjaga kesinambungan layanan bagi pelanggan, karyawan, dan mitra selama fase pengembangan bisnis berikutnya.