bytedaily
Selasa, 19 Mei 2026 - 10:34 WIB

Seniman di Balik Meme 'This is Fine' Tuding Startup AI Curi Karyanya

Redaksi 04 Mei 2026 12 views
Seniman di Balik Meme 'This is Fine' Tuding Startup AI Curi Karyanya
Ilustrasi visual (Sumber: techcrunch.com)

bytedaily - Dilansir dari techcrunch.com, KC Green, seniman di balik meme populer 'This is Fine', menuding startup kecerdasan buatan (AI) bernama Artisan telah mencuri karyanya untuk digunakan dalam kampanye iklan.

Meme 'This is Fine' menampilkan seekor anjing antropomorfik yang duduk tersenyum di tengah kobaran api dengan ucapan "This is fine." Meme ini telah menjadi salah satu meme paling bertahan lama dalam dekade terakhir.

Sebuah unggahan di platform Bluesky memperlihatkan iklan Artisan di stasiun kereta bawah tanah yang menggunakan gambar karya Green. Namun, dalam iklan tersebut, anjing itu mengucapkan "[M]y pipeline is on fire," dan terdapat pesan yang mendorong orang untuk "Hire Ava the AI BDR.".

Menanggapi hal ini, Green menyatakan melalui unggahan di Bluesky bahwa ia telah menerima banyak pemberitahuan mengenai iklan tersebut dan menegaskan bahwa ia tidak pernah menyetujuinya. Ia merasa karyanya telah dicuri, serupa dengan cara AI mencuri, dan meminta pengikutnya untuk merusak iklan tersebut jika mereka menemukannya.

Ketika dihubungi oleh TechCrunch, Artisan menyatakan bahwa mereka memiliki rasa hormat yang besar terhadap KC Green dan karyanya, serta sedang menjalin komunikasi langsung dengannya. Dalam perkembangan selanjutnya, perusahaan tersebut mengonfirmasi bahwa mereka telah menjadwalkan waktu untuk berbicara dengan Green.

Artisan sebelumnya juga pernah menimbulkan kontroversi melalui iklan mereka, terutama billboard yang mendorong bisnis untuk "Stop hiring humans." Namun, pendiri dan CEO Jaspar Carmichael-Jack bersikeras bahwa pesan tersebut merujuk pada "kategori pekerjaan," bukan "manusia secara umum."

Komik "This is fine" pertama kali muncul dalam komik web Green, "Gunshow," pada tahun 2013. Meskipun Green tidak sepenuhnya menolak penggunaan karakter anjingnya (ia bahkan baru-baru ini mengubah komik tersebut menjadi sebuah game), jelas bahwa karyanya telah lepas dari kendalinya.

Green bukan satu-satunya seniman yang karyanya yang mudah dijadikan meme digunakan dengan cara yang dianggapnya tidak pantas. Sebagai contoh, kartunis Matt Furie pernah menggugat situs teori konspirasi sayap kanan, Infowars, karena menggunakan karakternya, Pepe the Frog, dalam sebuah poster. Kasus tersebut akhirnya diselesaikan melalui kesepakatan.

Green mengatakan kepada TechCrunch melalui email bahwa ia akan "mencari perwakilan hukum, karena saya merasa harus melakukannya." Ia menambahkan bahwa hal ini "mengambil semangat saya" karena ia harus meluangkan "waktu dari hidup saya untuk mencoba sistem pengadilan Amerika alih-alih mengembalikannya ke apa yang saya sukai, yaitu menggambar komik dan cerita."

Green juga menyatakan, "Para pecundang AI yang tanpa pikiran ini tidak kebal dan meme tidak muncul begitu saja dari udara tipis."


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi techcrunch.com.