bytedaily
Kamis, 21 Mei 2026 - 04:46 WIB

Sentimen Geopolitik Redakan Kekhawatiran Pasar Saham Domestik Pasca-Lebaran

Redaksi 24 Maret 2026 17 views
Sentimen Geopolitik Redakan Kekhawatiran Pasar Saham Domestik Pasca-Lebaran
Ilustrasi: Sentimen Geopolitik Redakan Kekhawatiran Pasar Saham Domestik Pasca-Lebaran

bytedaily - Seusai libur panjang Idul Fitri 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan menunjukkan tren penguatan. Salah satu faktor penentu utama pergerakan bursa domestik adalah perkembangan terbaru dari ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Ekonom keuangan Hans Kwee menyoroti bahwa penundaan rencana serangan militer AS terhadap fasilitas energi Iran oleh Presiden Donald Trump memberikan sentimen positif bagi pasar modal. Meskipun pembukaan perdagangan berpotensi menghadapi tekanan jual, stabilnya pasar keuangan global pasca-pengumuman penundaan tersebut membuka peluang IHSG untuk bergerak terbatas. Level support diprediksi berada di kisaran 7.000-7.100, sementara resistance berada di rentang 7.250-7.349.

Selama periode libur, pasar keuangan global dilaporkan mengalami volatilitas tinggi akibat ketidakpastian eskalasi konflik antara AS dan Iran yang melibatkan isu Selat Hormuz. Ancaman saling serang terkait fasilitas energi dan minyak sempat meningkatkan kekhawatiran pasar. Namun, pernyataan Trump mengenai penundaan serangan militer selama lima hari sontak mendorong penguatan signifikan di bursa saham Wall Street dan Eropa. Kawasan Eropa dan Asia yang memiliki ketergantungan tinggi pada impor energi melalui Selat Hormuz sangat merasakan dampak positif dari meredanya ketegangan ini. Meskipun demikian, dinamika kawasan Timur Tengah tetap perlu dicermati, mengingat adanya pernyataan yang saling membantah dan potensi serangan balasan yang dapat memicu ketidakpastian baru.