bytedaily
Jumat, 26 Juni 2026 - 17:13 WIB

SpaceX Berencana Bangun 'Gugusan Bintang' AI Bernama Starmind

Redaksi 26 Juni 2026 3 views
SpaceX Berencana Bangun 'Gugusan Bintang' AI Bernama Starmind
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, perusahaan antariksa SpaceX yang dipimpin oleh Elon Musk sedang merencanakan sebuah proyek ambisius untuk membangun 'gugusan bintang' baru yang akan beroperasi di orbit Bumi. Proyek ini bukanlah objek astronomi alami, melainkan sebuah jaringan satelit kecerdasan buatan (AI) berskala besar yang diberi nama 'Starmind'.

Mega konstelasi satelit AI ini dirancang untuk berfungsi sebagai pusat data di luar angkasa dengan target mencapai satu juta unit satelit. Nama 'Starmind' melanjutkan tradisi penamaan SpaceX yang sering menggunakan awalan 'Star', seperti Starship, Starbase, Starlink, Starshield, dan Starfall.

Jika terealisasi, Starmind berpotensi menjadi proyek terbesar SpaceX, diperkirakan 100 kali lebih besar dari konstelasi satelit Starlink yang sudah ada. Elon Musk menjelaskan bahwa satelit-satelit Starmind akan memanfaatkan energi matahari yang tersedia secara konstan di luar angkasa untuk berfungsi sebagai pusat data orbital. Ia meyakini inisiatif ini akan secara signifikan meningkatkan kemampuan komputasi dengan biaya operasional dan pemeliharaan yang minim.

Musk juga menyatakan bahwa proyek Starmind merupakan langkah awal menuju peradaban Tingkat II Kardashev, sebuah konsep teoretis mengenai peradaban yang mampu memanfaatkan seluruh energi bintangnya. Target jumlah satelit untuk konstelasi Starmind ini adalah satu juta unit.

Penggunaan nama-nama berawalan 'Star' ini tampaknya telah menggantikan konvensi penamaan sebelumnya di SpaceX, yang sebelumnya menggunakan nama-nama seperti 'Falcon' yang terinspirasi dari 'Star Wars', serta nama-nama mesin seperti 'Merlin', 'Kestrel', dan 'Raptor'.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.