bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, sisi kiri pertahanan tim nasional Prancis terbukti menjadi kelemahan fatal yang berhasil dimanfaatkan oleh Spanyol untuk meraih kemenangan dalam pertandingan semifinal Piala Dunia 2026. Kekalahan ini mengakhiri ambisi Prancis untuk meraih gelar juara dunia ketiga mereka.
Spanyol berhasil menghentikan laju Kylian Mbappe dan rekan-rekannya berkat dua gol yang dicetak oleh Mikel Oyarzabal dan Pedro Porro. Kedua gol tersebut tercipta melalui eksploitasi sisi kiri pertahanan Prancis.
Kesalahan krusial terjadi pada menit ke-20 ketika Lucas Digne, yang bermain sebagai bek kiri Prancis, gagal mengantisipasi umpan dari Marc Cucurella. Digne berusaha menyundul bola yang melambung, namun tidak menyadari pergerakan Lamine Yamal yang mencoba merebut bola. Sepakan Digne justru membuat Yamal terjatuh di kotak penalti, yang berujung pada hadiah penalti bagi Spanyol. Mikel Oyarzabal berhasil mengeksekusi tendangan tersebut menjadi gol.
Gol kedua Spanyol dicetak oleh Pedro Porro. Pemain berusia 26 tahun itu melakukan pergerakan apik di sisi kiri, memasuki area half space. Porro kemudian memberikan umpan satu-dua kepada Dani Olmo. Dalam skema tersebut, tidak ada pemain Prancis yang menjaga Porro dengan ketat. Digne, Desire Doue, dan Manu Kone yang berada di sekitar area tersebut tidak mampu mengawal Porro, sehingga ia leluasa melepaskan tembakan ke gawang Mike Maignan.
Sebelumnya, Lamine Yamal sempat mencetak gol tambahan dari sisi kiri Prancis, namun dianulir oleh wasit karena posisi offside.
Kemenangan ini membawa Spanyol melaju ke final dengan performa yang impresif, menunjukkan kejelian dalam memanfaatkan momentum sebagai kunci keberhasilan tim asuhan Rodri dan kawan-kawan.