bytedaily
Kamis, 21 Mei 2026 - 05:45 WIB

Stabilisasi Harga BBM di RI Berbeda dengan Tren Kenaikan di Negara Asia Tenggara Akibat Gejolak Timur Tengah

Redaksi 24 Maret 2026 17 views
Stabilisasi Harga BBM di RI Berbeda dengan Tren Kenaikan di Negara Asia Tenggara Akibat Gejolak Timur Tengah
Ilustrasi: Stabilisasi Harga BBM di RI Berbeda dengan Tren Kenaikan di Negara Asia Tenggara Akibat Gejolak Timur Tengah

bytedaily - Di tengah meningkatnya harga minyak mentah dunia yang dipicu oleh konflik di Timur Tengah antara Amerika Serikat dan sekutunya melawan Iran, Indonesia menunjukkan stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM). Berbeda dengan beberapa negara di Asia Tenggara yang mulai menyesuaikan harga, konsumsi BBM di Indonesia terpantau belum mengalami perubahan signifikan.

Berdasarkan data resmi Pertamina, harga BBM non-subsidi seperti Pertamax Series dan Pertamina Dex Series belum berubah sejak awal Maret. Di Jakarta, Pertalite (RON 90) masih dijual seharga Rp10.000 per liter, sementara solar subsidi tetap Rp6.800 per liter. Untuk BBM nonsubsidi, Pertamax (RON 92) dibanderol Rp12.300, Pertamax Turbo (RON 98) Rp13.100, dan Pertamax Green (RON 95) Rp12.900 per liter. Produk solar nonsubsidi seperti Dexlite dan Pertamina Dex masing-masing dijual Rp14.200 dan Rp14.500 per liter.

Stabilitas harga serupa juga terlihat pada stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta. Shell, BP, dan Vivo belum mengubah harga jual produk mereka sejak awal bulan. Shell Super (RON 92) dijual Rp12.390 per liter, sementara V-Power Diesel Rp14.620 per liter. Di BP, harga BP Ultimate (RON 95) tercatat Rp12.930 per liter, BP 92 Rp12.390 per liter, dan BP Ultimate Diesel Rp14.620 per liter. Vivo menawarkan Revvo 92 seharga Rp12.390 per liter, Revvo 95 Rp12.930 per liter, dan Diesel Primus Rp14.610 per liter.

Sementara itu, negara-negara lain di Asia Tenggara telah mengumumkan kenaikan harga BBM mereka. Laporan dari Malaysia menyebutkan kenaikan harga BBM selama dua pekan berturut-turut, dengan RON95 mencapai 3,27 ringgit per liter, RON97 menjadi 4,55 ringgit, dan diesel melonjak ke 4,72 ringgit per liter di Semenanjung Malaysia, per Senin (23/3). Singapura juga melaporkan peningkatan harga bensin pada 17 Maret, di mana bensin oktan 95 di SPBU Cnergy dijual 2,35 dolar Singapura per liter, naik dari harga sebelumnya 2,88 dolar Singapura per liter pada 28 Februari.

Thailand juga mengikuti tren kenaikan, dengan harga gasohol series naik 1 baht per liter dan diesel naik 0,70 baht per liter. Di Vietnam, harga bensin E5 RON92 naik menjadi 27.177 dong per liter, dan RON95-III meningkat menjadi 30.690 dong per liter, per 19 Maret. Diesel 0.05S mengalami kenaikan terbesar, menjadi 33.420 dong per liter.