bytedaily - Sebuah inovasi fesyen unik kini hadir dengan peluncuran tas tangan pertama di dunia yang dibuat dari fragmen tulang dinosaurus Tyrannosaurus Rex. Proyek kolaborasi antara perusahaan bioteknologi The Organoid Company, Lab-Grown Leather Ltd., dan agensi VML ini bertujuan memperkenalkan alternatif kulit yang lebih etis dan ramah lingkungan untuk pasar kelas atas.
Tas yang terbuat dari kolagen T. rex yang ditumbuhkan di laboratorium ini merupakan prototipe yang dirancang oleh label pakaian teknologi Polandia, Enfin Levé. Pengembangan material ini memanfaatkan fragmen protein yang diekstraksi dari fosil dinosaurus, kemudian dimasukkan ke dalam sel hewan yang belum diidentifikasi untuk menghasilkan kolagen. Teknologi rekayasa jaringan 'scaffold-free' digunakan untuk memungkinkan sel-sel membentuk struktur alaminya sendiri, berbeda dari banyak alternatif berbahan dasar tumbuhan.
Para pengembang mengklaim kulit sintetis T. rex ini memiliki kualitas protektif yang serupa dengan kulit T. rex asli, namun tanpa memerlukan proses penyamakan kimia yang berpotensi mencemari lingkungan. Inisiatif ini merupakan contoh ambisius dari biologi sintetis yang merambah inovasi material berkelanjutan, membuka jalan bagi adopsi teknologi serupa di industri fesyen dan aksesori secara lebih luas.
Tas spektakuler ini akan dipamerkan di museum Art Zoo Amsterdam hingga 11 Mei, sebelum dilelang dengan harga awal yang dilaporkan melebihi setengah juta dolar, menandai potensi besar kolaborasi antara sains, teknologi, dan desain mewah.