bytedaily - Dilansir dari bbc.com, Jersey mencatat tingkat inflasi sebesar 2,7% dalam 12 bulan terakhir hingga Maret 2026, berdasarkan angka terbaru yang dirilis. Angka ini sedikit menurun dibandingkan kuartal sebelumnya yang tercatat 2,8%, sehingga laju inflasi tahunan turun sebesar 0,1 poin persentase.
Statistics Jersey melaporkan adanya kenaikan tajam pada beberapa harga energi. Harga minyak pemanas dan bahan bakar lainnya melonjak 31,9% selama setahun terakhir. Kenaikan ini sebagian dipengaruhi oleh dampak perang di Timur Tengah yang belum sepenuhnya tercatat dalam data terbaru.
Selain energi, kenaikan harga alkohol, makanan, dan layanan rumah tangga juga berkontribusi terhadap inflasi. Minuman beralkohol mengalami kenaikan 8,6% dibandingkan periode 12 bulan hingga Desember 2025 yang tercatat 5,1%. Daging sapi menunjukkan perubahan tahunan terbesar dengan kenaikan 19,7%, sementara harga kopi dan kakao naik 15,9% secara tahunan.
Namun, sektor perumahan, otomotif, tarif transportasi, dan layanan rekreasi memberikan kontribusi penurunan terhadap perubahan laju inflasi tahunan.
Secara kuartalan, Indeks Harga Ritel (RPI) Jersey mengalami kenaikan 1,4% antara Desember 2025 dan Maret 2026.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi bbc.com.