bytedaily
Senin, 18 Mei 2026 - 22:34 WIB

Trump Klaim Keberhasilan Investasi Intel yang Menguntungkan Amerika

Redaksi 16 Mei 2026 10 views
Trump Klaim Keberhasilan Investasi Intel yang Menguntungkan Amerika
Ilustrasi visual (Sumber: finance.yahoo.com)

bytedaily - Dilansir dari finance.yahoo.com, Presiden Donald Trump mengklaim bahwa salah satu perdagangan saham yang tidak biasa dalam sejarah pemerintahan AS telah menghasilkan keuntungan besar bagi negara. Dalam unggahan terbaru di Truth Social, Trump menyebutkan kenaikan saham Intel Corporation (NASDAQ:INTC) dan menyatakan bahwa investasi tersebut telah menghasilkan lebih dari 30 miliar dolar bagi rakyat Amerika dalam 90 hari terakhir.

Trump menganggap keberhasilan ini sebagai kemenangan tidak hanya untuk Intel, tetapi juga bagi negara. Ia menyampaikan ucapan selamat kepada Intel dan kepada rakyat Amerika yang telah melakukan investasi yang menguntungkan.

Unggahan tersebut merujuk pada kepemilikan pemerintah federal di Intel, yang diumumkan pada Agustus 2025. Dalam kesepakatan itu, pemerintah AS memiliki 9,9% saham di perusahaan pembuat chip tersebut dengan membeli 433,3 juta saham Intel seharga 20,47 dolar per saham, total investasi mencapai sekitar 8,9 miliar dolar.

Dana tersebut berasal dari dukungan federal yang sebelumnya diberikan, termasuk 5,7 miliar dolar dalam bentuk hibah dari CHIPS and Science Act dan 3,2 miliar dolar terkait program Secure Enclave, yang mendukung manufaktur semikonduktor yang terpercaya untuk keamanan nasional. Intel menyatakan bahwa kepemilikan pemerintah akan bersifat pasif, tanpa kursi dewan atau hak tata kelola lainnya.

Kesepakatan ini memicu perdebatan sengit. Pendukung melihatnya sebagai cara untuk memperkuat pembuatan chip domestik dan memberikan keuntungan bagi pembayar pajak, sementara kritik mengingatkan bahwa hal ini membingungkan batas antara ekonomi pasar bebas dan kapitalisme yang diarahkan pemerintah.

Saat ini, saham Intel mengalami kenaikan signifikan, dengan nilai perdagangan sekitar 115 dolar per saham. Berdasarkan kepemilikan pemerintah sebesar 433,3 juta saham, posisi Washington kini bernilai sekitar 49,8 miliar dolar, yang berarti keuntungan tak terealisasi sekitar 40,9 miliar dolar dibandingkan investasi awal 8,9 miliar dolar.

Kenaikan saham Intel didorong oleh optimisme investor terhadap pemulihan perusahaan, dukungan manufaktur AS, dan permintaan terkait infrastruktur AI. Pada kuartal pertama 2026, pendapatan Intel mencapai 13,6 miliar dolar, meningkat 7% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan pendapatan dari pusat data dan AI naik 22% menjadi 5,1 miliar dolar.

Trump juga menekankan bahwa ekonomi Amerika kuat, perusahaan AS berhasil, dan pasar saham memiliki potensi untuk terus berkembang. Ia menyoroti bahwa saham AS adalah salah satu cara paling mudah bagi masyarakat untuk membangun kekayaan, dengan S&P 500 mencatat pengembalian 16% pada 2025 dan naik sekitar 79% dalam lima tahun terakhir.

Namun, penting untuk dicatat bahwa kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan, dan tidak semua saham memberikan hasil yang sama. Kenaikan saham Intel menunjukkan potensi besar yang dapat diperoleh ketika ada cerita pemulihan, dukungan kebijakan, dan optimisme investor.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi finance.yahoo.com.