bytedaily
Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:56 WIB

Trump Minta Ketua The Fed Baru 'Sepenuhnya Independen'

Redaksi 23 Mei 2026 28 views
Trump Minta Ketua The Fed Baru 'Sepenuhnya Independen'
Ilustrasi visual (Sumber: bbc.com)

bytedaily - Dilansir dari bbc.com, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendesak Ketua Federal Reserve (The Fed) yang baru, Kevin Warsh, untuk bersikap 'sepenuhnya independen' dalam upacara pelantikan di Gedung Putih pada Jumat. Trump, yang berulang kali berselisih dengan pendahulu Warsh, Jerome Powell, menyatakan keinginannya agar pilihan terbarunya itu mengabaikan opini dari pihak luar.

"Saya sungguh-sungguh, saya ingin Kevin sepenuhnya independen. Jangan lihat saya, jangan lihat siapapun, lakukan saja pekerjaan Anda dan lakukan pekerjaan besar, oke," ujar Trump.

Para kritikus penunjukan Warsh, termasuk Senator senior Partai Demokrat Elizabeth Warren, sebelumnya telah memperingatkan bahwa Warsh tidak akan lebih dari sekadar 'boneka' bagi Presiden Trump.

Keputusan Trump untuk menggelar upacara pelantikan di Gedung Putih, yang merupakan kali pertama gedung tersebut digunakan untuk pelantikan ketua The Fed sejak Alan Greenspan pada tahun 1987, menunjukkan betapa Trump sangat mendukung penunjukan Warsh.

Sebelum penunjukan Warsh, Trump berulang kali mendesak Powell dan bank sentral untuk memangkas suku bunga demi mendorong pertumbuhan ekonomi. Ia juga menyatakan bahwa dukungan terhadap penurunan segera biaya pinjaman di AS akan menjadi syarat bagi siapa pun yang dipertimbangkan untuk posisi tersebut.

Namun, bank sentral telah menentang Trump dan menunda penurunan suku bunga yang diperkirakan, sembari mempertimbangkan dampak perang AS-Israel di Iran terhadap inflasi. Suku bunga The Fed ditahan pada kisaran 3,5% hingga 3,75% pada bulan April, dan para ekonom kini memperkirakan suku bunga akan tetap di level tersebut hingga akhir tahun 2026, bahkan beberapa memprediksi adanya kenaikan.

Suku bunga yang lebih tinggi membuat pinjaman menjadi lebih mahal bagi konsumen sehari-hari, yang membantu mendinginkan inflasi dengan memperlambat pengeluaran.

Selain mendesak Warsh untuk menjunjung tinggi independensi The Fed, Trump juga membantah para kritikus atas penunjukannya, menyatakan bahwa 'tidak ada seorang pun di Amerika yang lebih siap' untuk memimpin bank sentral tersebut.

Ia berharap Warsh dapat membuat ekonomi 'booming' selama masa jabatannya, dan mengatakan bahwa bank sentral 'telah kehilangan arah' di bawah kepemimpinan Powell. Trump menilai The Fed menjadi teralihkan oleh isu-isu yang tidak terkait dengan tujuan utamanya, yaitu harga yang stabil, inflasi rendah, dan lapangan kerja penuh, serta merambah ke area seperti perubahan iklim, keberagaman, kesetaraan, dan inklusi (DEI).

Warsh, seorang mantan bankir Wall Street, menghadapi tugas yang rumit. Ia akan menghadapi tantangan lanskap ekonomi yang sangat terpecah belah, sembari meyakinkan politisi dan publik yang skeptis bahwa ia dapat menjaga institusi tersebut sepenuhnya bebas dari campur tangan Gedung Putih.

Pada Jumat, Warsh berjanji untuk memimpin The Fed yang 'berorientasi reformasi', dan mengatakan kepada Trump bahwa ia percaya 'tahun-tahun ini dapat membawa kemakmuran yang tak tertandingi yang akan meningkatkan standar hidup bagi warga Amerika dari semua lapisan masyarakat'.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi bbc.com.