bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Manajer Timnas Inggris, Thomas Tuchel, menunjukkan kekesalannya saat diwawancarai usai timnya menang atas Norwegia di perempat final Piala Dunia 2026. Pelatih asal Jerman ini terlibat ketegangan dengan jurnalis ITV, Gabriel Clarke, ketika ditanya mengenai mentalitas pemain Inggris.
Inggris berhasil meraih kemenangan sulit 2-1 atas Norwegia melalui babak perpanjangan waktu untuk memastikan satu tempat di semifinal. Gol kemenangan Inggris dicetak oleh Jude Bellingham, yang memborong dua gol balasan setelah timnya tertinggal lebih dulu.
Dalam sesi wawancara pascalaga, Tuchel menyatakan ketidakpuasannya terhadap performa tim meskipun meraih hasil yang positif. "Kami membuat hidup kami sendiri menjadi sangat, sangat sulit hari ini. Hasilnya memang fantastis. Kami berada di babak empat besar, itu luar biasa, tetapi saya sama sekali tidak senang dengan performa tim, dalam segala aspek," ujar Tuchel.
Ia menambahkan bahwa timnya bermain ceroboh, banyak melakukan kesalahan teknis, dan tidak cukup cepat serta konsisten. "Kami beruntung hari ini. Kami wajib bermain jauh lebih baik di laga berikutnya," tegasnya.
Ketegangan memuncak ketika Gabriel Clarke mempertanyakan aspek mentalitas pemain Inggris dalam menghadapi tekanan perempat final Piala Dunia. Pertanyaan ini memicu reaksi keras dari Tuchel.
"Ini bukan masalah mentalitas. Apa yang ditunjukkan hari ini adalah murni mentalitas baja! Bagaimana bisa Anda mempertanyakan soal mentalitas?" respons Tuchel dengan nada tinggi. Ia menegaskan bahwa tidak ada masalah dengan mentalitas timnya dan hal tersebut murni berkaitan dengan kualitas permainan di lapangan.
Tuchel menutup wawancara dengan pesan peringatan kepada anak asuhnya untuk segera berbenah demi menghadapi babak semifinal. "Kami membuat hidup kami sangat sulit hari ini. Hasilnya luar biasa-kami di empat besar-tapi saya tidak senang dengan cara kami bermain. Kami beruntung hari ini. Kami wajib bermain jauh lebih baik di laga berikutnya," pungkasnya.