bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, uji akselerasi 0-60 mil per jam (mph) telah lama menjadi standar pengukuran performa kendaraan. Namun, metrik ini dinilai kurang mencerminkan kondisi berkendara di dunia nyata. Sebagai alternatif, uji akselerasi 5-60 mph atau uji dengan awal bergulir (rolling start) menawarkan pengukuran yang lebih akurat.
Uji 5-60 mph mengukur akselerasi dari kecepatan 5 mph hingga 60 mph, yang dianggap lebih mewakili situasi berkendara sehari-hari, seperti saat berakselerasi dari gigi satu. Pengujian ini juga dinilai lebih baik dalam mengukur tenaga pada putaran rendah hingga menengah, yang penting untuk kemampuan menyalip dan bergabung dengan lalu lintas.
Konsep uji 0-60 mph pertama kali dipopulerkan oleh jurnalis otomotif Tom McCahill pada Februari 1946 dalam ulasannya tentang Ford baru, seperti yang dilaporkan oleh MotorTrend. Meskipun populer selama puluhan tahun, uji 0-60 mph memiliki kelemahan. Pengujian ini sering kali mengandalkan keahlian pengemudi profesional untuk mendapatkan waktu tercepat, misalnya dengan memanfaatkan teknik seperti torque braking, yang sulit direplikasi oleh pengemudi rata-rata.
Sebaliknya, uji 5-60 mph mengurangi pengaruh variabel yang bergantung pada keterampilan pengemudi dan kondisi pengujian yang sering kali menghasilkan waktu lebih cepat pada uji 0-60 mph. Uji 5-60 mph tidak hanya lebih mendekati cara pengemudi rata-rata berakselerasi, tetapi juga membantu mengungkap karakteristik pasca-peluncuran mobil, seperti rentang tenaga, torsi menengah, dan jeda turbo.
Dengan demikian, uji 5-60 mph dapat dianggap sebagai evaluasi yang lebih praktis dan akurat terhadap seberapa cepat sebuah kendaraan berakselerasi. Hasilnya tidak hanya lebih mencerminkan pengalaman pengemudi rata-rata, tetapi juga secara holistik memperhitungkan aspek lain dari powertrain yang berkontribusi pada pencapaian kecepatan 60 mph.
Car and Driver, yang memperkenalkan uji 5-60 mph, memberikan contoh kasus. Menurut publikasi tersebut, Porsche 718 Cayman T 2020 mencatat waktu 4,4 detik untuk akselerasi 0-60 mph, namun membutuhkan waktu 6,4 detik untuk akselerasi 5-60 mph. Perbedaan waktu ini disebabkan oleh jeda turbo, serta variabel lain seperti kondisi pengujian, traksi, dan keterampilan pengemudi.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.