bytedaily
Senin, 18 Mei 2026 - 19:19 WIB

Vazirani Asset Management Beli Saham Allied Gold Senilai Rp70 Miliar, Jadikan 15% Portofolio

Redaksi 18 Mei 2026 4 views
Vazirani Asset Management Beli Saham Allied Gold Senilai Rp70 Miliar, Jadikan 15% Portofolio
Ilustrasi visual (Sumber: finance.yahoo.com)

bytedaily - Dilansir dari finance.yahoo.com, Vazirani Asset Management melaporkan telah mengakuisisi 148.400 lembar saham Allied Gold Corporation (NYSE:AAUC) dalam sebuah transaksi yang diperkirakan bernilai $4,48 juta per 15 Mei 2026. Nilai tersebut dihitung berdasarkan harga penutupan rata-rata dari 1 Januari hingga 31 Maret 2026. Setelah transaksi ini, posisi tersebut bernilai $6,40 juta, menandai pembentukan kepemilikan baru pada kuartal ini.

Allied Gold Corporation adalah produsen emas yang berbasis di Toronto dengan portofolio aset pertambangan yang terdiversifikasi di Afrika Barat dan Timur, termasuk Mali, Pantai Gading, dan Ethiopia. Pembelian oleh Vazirani Asset Management ini dipandang sebagai taruhan bahwa kenaikan harga emas masih memiliki ruang untuk berlanjut, terutama bagi produsen yang mampu menerjemahkan harga logam mulia yang lebih tinggi menjadi peningkatan produksi dan arus kas.

Keputusan Vazirani untuk menjadikan Allied Gold hampir 15% dari portofolio yang diungkapkannya menunjukkan bahwa dana tersebut melihat potensi kenaikan lebih lanjut pada momentum operasional dan basis aset perusahaan, meskipun sahamnya telah mengalami kenaikan signifikan. Keyakinan ini muncul seiring dengan percepatan ekspansi Allied. Produksi emas kuartal pertama naik 14% secara tahunan menjadi 96.016 ons, sementara pendapatan meningkat menjadi $394,1 juta dari $346,4 juta pada tahun sebelumnya. Perusahaan juga menghasilkan arus kas operasional sebesar $57,3 juta dan mengakhiri kuartal dengan kas senilai $424,2 juta.

Proyek Kurmuk Allied di Ethiopia juga sesuai jadwal untuk produksi emas pertama pada pertengahan 2026 dan diperkirakan akan menghasilkan sekitar 290.000 ons per tahun selama empat tahun pertama dengan biaya penopang terpadu (all-in sustaining costs) di bawah $950. Namun, terdapat risiko yang melekat, mengingat operasi Allied di Mali, Pantai Gading, dan Ethiopia, di mana instabilitas politik dan operasional dapat dengan cepat mengubah situasi. Meskipun demikian, investor jangka panjang mungkin melihat 11,2 juta ons cadangan perusahaan dan profil produksi yang terus berkembang sebagai langkah strategis dalam menghadapi kenaikan harga emas dan permintaan global yang meningkat untuk aset aman (safe-haven assets).


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi finance.yahoo.com.