bytedaily
Selasa, 19 Mei 2026 - 18:26 WIB

Warna Mobil Era 1950-an dan 1960-an Ternyata Menginspirasi Perusahaan Gitar

Redaksi 27 April 2026 12 views
Warna Mobil Era 1950-an dan 1960-an Ternyata Menginspirasi Perusahaan Gitar
Ilustrasi visual (Sumber: jalopnik.com)

bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, warna-warna mobil yang populer saat ini didominasi oleh putih, abu-abu, dan hitam. Padahal, pada era 1950-an dan 1960-an, warna-warna mobil jauh lebih menarik dan bahkan menginspirasi perusahaan gitar dalam menciptakan pilihan warna produk mereka.

Banyak corak klasik yang ditemukan pada gitar saat ini, seperti Sea Foam Green pada Fender Stratocaster atau Cardinal Red pada Gibson SG, awalnya terinspirasi dari warna-warna keren yang ditawarkan oleh produsen mobil pada dekade 1950-an dan 1960-an. Pilihan warna seperti pastel Shell Pink, Pelham Blue, dan berbagai sentuhan metalik, sebelum menghiasi panggung musik, justru menjadi ciri khas mobil-mobil di diler.

Mobil dan gitar tumbuh bersama sebagai ikon budaya pop pasca-Perang Dunia II. Era tersebut dikenal dengan 'Space Age', di mana desain yang terinspirasi roket, seperti krom dan sirip ekor, sangat digemari. Di saat yang sama, perusahaan seperti DuPont mengembangkan warna dan lapisan cat baru, sementara Leo Fender, seorang teknisi radio, mulai bereksperimen dengan elektronik gitar. Fender merilis gitar solid-body pertamanya, Esquire, pada tahun 1950, diikuti oleh Stratocaster legendaris pada tahun 1954.

Penggunaan cat otomotif bukan hanya cara Fender mengikuti tren gaya. Desain leher yang dapat dibaut pada gitar solid-body Fender merevolusi produksi massal mereka, menjadikan Fender seperti 'Ford' dalam perakitan instrumen. Cat mobil mengering cepat, ramah produksi pabrik, dan mudah didapatkan, sehingga inspirasi desain tersedia di mana-mana.

Pilihan warna mobil pada tahun 50-an dan 60-an sangat beragam, mulai dari sedan keluarga hingga mobil mewah dan sport, yang kemudian diadopsi oleh produsen gitar. Contohnya, Pelham Blue yang tersedia pada Cadillac 1960 dan Chevrolet Corvette Grand Sport 1963, kini menjadi warna klasik Gibson yang masih tersedia pada gitar seperti Les Paul Studio dan Gibson SG Standard '61.

Gibson juga meminjam warna Oldsmobile, seperti Golden Mist Metallic dan Bronze Mist Metallic, untuk nuansa keemasan. Sementara Fender sangat antusias dengan spektrum warna. Surf Green yang diaplikasikan pada Chevrolet 1957 210 Sedan dan Impala '62, kini menjadi salah satu warna Fender Stratocaster yang abadi. Fender juga mengambil Shell Pink dari DeSoto dan Burgundy Mist dari Oldsmobile, serta Fiesta Red dari Ford yang digunakan pada Fairlane dan Thunderbird di akhir tahun 50-an.

Selain warna, perusahaan gitar juga mengadopsi nama model mobil. Gibson merilis Thunderbird Bass dan gitar Firebird pada tahun 60-an. Gretsch meluncurkan model Corvette pada tahun 1954, sebelum menghidupkannya kembali sebagai gitar solid-body pada tahun 1961. Fender pun masih memproduksi Mustang, gitar favorit Kurt Cobain.

Meskipun hitam dan putih adalah warna klasik, ada potensi warna mobil kontemporer yang bisa diterapkan pada gitar. Audi Nardo Grey, yang muncul pada tahun 2013, menawarkan pernyataan kemewahan yang tenang dan bisa cocok untuk gitar dalam band dengan estetika industrial dan suasana yang kalem. Pemilihan warna memang memiliki psikologi tersendiri, dan beberapa gitaris mungkin hanya ingin tampil menyatu.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.