bytedaily - Dilansir dari techcrunch.com, Waymo telah meluncurkan pembaruan perangkat lunak untuk hampir 4.000 armadanya guna membantu kendaraan menghindari jalanan yang tergenang banjir. Tindakan ini merupakan bagian dari penarikan kembali (recall) yang diumumkan oleh National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) pada hari Selasa.
Namun, perusahaan belum sepenuhnya menyelesaikan masalah perilaku kendaraannya dalam kondisi tersebut. Dalam dokumen yang dirilis oleh NHTSA, regulator keselamatan federal menyatakan bahwa Waymo masih dalam tahap "mengembangkan solusi akhir untuk penarikan ini."
Masalahnya, menurut NHTSA, adalah robotaxi Waymo melambat namun tidak berhenti ketika menghadapi jalanan banjir yang tidak dapat dilalui. Robotaxi yang menggunakan sistem kendaraan otonom generasi kelima dan keenam Waymo terdampak oleh isu ini.
Regulator menyebutkan bahwa penarikan kembali ini berlaku untuk 3.791 kendaraan, memberikan gambaran terkini mengenai jumlah kendaraan Waymo yang beroperasi di sekitar selusin kota di Amerika Serikat.
Waymo telah mengeluarkan beberapa penarikan kembali untuk mobil swakemudinya. Penarikan pertama perusahaan terjadi pada Februari 2024 setelah dua robotaxi di Phoenix secara terpisah menabrak kendaraan yang ditarik di lokasi yang sama. Sejak itu, Waymo telah mengeluarkan penarikan untuk memperbaiki tabrakan berkecepatan rendah dengan gerbang parkir dan tiang telepon, serta untuk mengatasi pelanggaran lalu lintas di dekat bus sekolah.
Waymo memutuskan untuk melakukan penarikan pada akhir April setelah robotaxinya kesulitan menavigasi banjir di Texas tengah. Dalam satu insiden, sebuah robotaxi kosong terseret arus di San Antonio. Perusahaan juga telah menghentikan sementara operasinya di kota tersebut.
Pembaruan awal yang dikirimkan ke armada menempatkan "pembatasan pada waktu dan lokasi di mana terdapat risiko tinggi menghadapi jalan raya yang tergenang banjir dan berkecepatan tinggi," menurut NHTSA.
"Kami telah mengidentifikasi area perbaikan terkait jalur banjir yang tidak dapat dilalui, khususnya pada jalan raya berkecepatan lebih tinggi, dan telah memutuskan untuk mengajukan penarikan perangkat lunak sukarela kepada NHTSA terkait skenario ini," kata Waymo dalam sebuah pernyataan. "Kami sedang berupaya menerapkan perlindungan perangkat lunak tambahan dan telah menerapkan mitigasi, termasuk menyempurnakan operasi kami dalam cuaca ekstrem selama periode hujan lebat, serta membatasi akses ke area di mana banjir bandang mungkin terjadi."
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi techcrunch.com.