bytedaily
Senin, 19 Oktober 2026 - 19:16 WIB

WhatsApp Hapus Dukungan untuk Sejumlah Ponsel Mulai September 2026

Redaksi 05 September 2026 2 views
WhatsApp Hapus Dukungan untuk Sejumlah Ponsel Mulai September 2026
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, WhatsApp akan menghentikan dukungan untuk sejumlah model smartphone yang tidak lagi memenuhi persyaratan sistem operasi minimum. Kebijakan ini akan mulai berlaku secara bertahap.

Saat ini, WhatsApp mensyaratkan perangkat Android untuk menjalankan versi 5.0 atau lebih baru, dan perangkat iPhone harus menggunakan iOS 15.1 ke atas. Namun, per 8 September 2026, persyaratan minimum untuk Android akan naik menjadi versi 6.0 ke atas. Sementara itu, untuk iOS, pembaruan persyaratan minimum menjadi iOS 15.5 ke atas akan berlaku mulai 30 November 2026.

Perangkat yang tidak memenuhi kriteria sistem operasi baru ini tidak akan dapat lagi mengakses layanan perpesanan dan panggilan WhatsApp. Beberapa ponsel yang dikabarkan tidak lagi kompatibel meliputi Samsung Galaxy S4, Samsung Galaxy Note 3, Sony Xperia Z1, LG G2, Huawei Ascend P6, Moto G generasi pertama, Motorola Razr HD, Moto E (2014), HTC One X, dan Samsung Galaxy S3.

Meskipun iPhone 6s, iPhone 6s Plus, dan iPhone SE generasi pertama juga disebut dalam beberapa laporan, perangkat ini masih dapat menjalankan iOS 15.8.4, sehingga tetap kompatibel untuk sementara waktu.

WhatsApp secara rutin melakukan pembaruan perangkat lunak untuk memanfaatkan kapabilitas sistem operasi yang lebih baru, meningkatkan kinerja aplikasi, serta memperkuat keamanan. Perangkat lama seringkali tidak mampu mendukung fitur-fitur modern seperti enkripsi end-to-end, fitur berbasis kecerdasan buatan, atau antarmuka pengguna yang lebih baru karena sistem operasi dan perangkat kerasnya yang usang.

Dalam laman pusat bantuan resminya, WhatsApp menyatakan bahwa penghentian dukungan untuk sistem yang usang dilakukan secara bertahap. Hal ini bertujuan untuk menjaga pengalaman pengguna yang konsisten dan aman bagi lebih dari 3 miliar penggunanya di seluruh dunia. Kebijakan ini juga menekankan pentingnya keamanan, mengingat perangkat lama yang tidak lagi menerima pembaruan dari produsen seperti Apple dan Google lebih rentan terhadap risiko keamanan.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.