bytedaily - Platform media sosial X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, bersiap untuk evolusi besar dengan peluncuran fitur pembayaran bernama X Money pada bulan April mendatang. Bos X, Elon Musk, mengumumkan bahwa akses awal fitur ini akan segera tersedia untuk publik, menandai langkah signifikan platform tersebut menuju integrasi layanan keuangan.
X Money dirancang untuk mengubah X menjadi aplikasi multifungsi yang tidak hanya berfokus pada media sosial, tetapi juga mencakup layanan fintech. Pengguna nantinya dapat menikmati fitur seperti transfer antarindividu (peer-to-peer), setoran bank, kartu debit, hingga program cashback. Hal ini didukung oleh lisensi yang telah diperoleh X Payments, anak perusahaan X, di lebih dari 40 negara bagian AS, serta kolaborasi dengan Visa untuk mendukung layanan pengisian saldo akun.
Meskipun pengumuman ini memicu lonjakan sementara pada harga mata uang kripto Dogecoin, yang pernah disebut Musk sebagai "kripto favoritnya", X Money dalam penjabarannya berfokus pada mata uang fiat. Fungsionalitasnya lebih menyerupai aplikasi pembayaran populer seperti Venmo yang terintegrasi dalam ekosistem media sosial, bukan sebagai dompet kripto.
Fitur-fitur baru X, termasuk potensi alat perdagangan kripto melalui Smart Cashtags yang diusulkan oleh Kepala Produk X, Nikita Bier, juga tengah dikembangkan. Namun, Bier menegaskan bahwa platform tidak akan terlibat dalam eksekusi perdagangan atau bertindak sebagai pialang, melainkan menyediakan data dan tautan ke bursa kripto.
Salah satu aspek yang paling menarik dari X Money adalah potensi imbal hasil sebesar 6 persen yang ditawarkan untuk saldo dalam aplikasi. Tingkat bunga ini jauh melampaui penawaran rekening tabungan pada umumnya di AS dan bersaing dengan instrumen investasi seperti reksa dana pasar uang. Mekanisme di balik penawaran bunga tinggi ini, apakah melalui subsidi, pinjaman deposito, atau skema lain, akan menjadi sorotan regulator.
Peluncuran X Money bertepatan dengan perdebatan legislatif mengenai RUU CLARITY di Amerika Serikat, yang bertujuan untuk mengatur produk stablecoin yang menawarkan imbal hasil. Jika X Money berhasil diluncurkan dengan penawaran bunga kompetitif sebelum regulasi ini final, hal tersebut dapat memunculkan dinamika baru dalam pasar keuangan, terutama terkait penawaran imbal hasil oleh platform non-bank.