bytedaily
Rabu, 01 April 2026

XPeng Ungkap Target Ambisius: 429 Ribu Kendaraan Terkirim di 2025, Ekspansi Global Dibidik 2026

Redaksi 29 Maret 2026 5 views
XPeng Ungkap Target Ambisius: 429 Ribu Kendaraan Terkirim di 2025, Ekspansi Global Dibidik 2026
Ilustrasi: XPeng Ungkap Target Ambisius: 429 Ribu Kendaraan Terkirim di 2025, Ekspansi Global Dibidik 2026

bytedaily - Perusahaan kendaraan listrik asal Tiongkok, XPeng Inc., mengumumkan pencapaian luar biasa dengan total pengiriman kendaraan mencapai 429.449 unit sepanjang tahun 2025. Angka ini menunjukkan lonjakan signifikan sebesar 126 persen dibandingkan periode sebelumnya. Pertumbuhan pesat ini tidak hanya didorong oleh peningkatan volume penjualan model populer seperti XPeng MONA M03 dan XPeng P7+, tetapi juga oleh penguatan kapabilitas operasional perusahaan.

CEO XPeng, He Xiaopeng, optimistis bahwa pencapaian ini menjadi fondasi kuat menuju profitabilitas yang ditopang oleh kepemimpinan teknologi. Di pasar internasional, XPeng berhasil mengirimkan sekitar 45.000 unit kendaraan, berkontribusi lebih dari 15 persen terhadap total pendapatan. Fokus pengembangan perusahaan kini tertuju pada teknologi kecerdasan buatan, termasuk sistem autonomous driving VLA 2.0 yang diklaim mampu meniru kemampuan berkendara manusia.

Menyongsong tahun 2026, XPeng berencana meluncurkan empat model baru untuk pasar global, termasuk SUV enam penumpang XPeng GX yang diproyeksikan dilengkapi teknologi autonomous driving canggih. Vice Chairman dan President XPeng, Brian Gu, mengonfirmasi bahwa pasar internasional menjadi prioritas ekspansi, dengan Eropa sebagai pasar utama yang terus diperkuat, diikuti oleh pertumbuhan kuat di Asia Tenggara, khususnya Indonesia, Thailand, dan Malaysia.

Selain fokus pada kendaraan listrik, XPeng juga merambah pengembangan teknologi lain berbasis kecerdasan buatan, seperti robotaxi dan humanoid robot. Perusahaan telah menerima izin uji jalan untuk robotaxi berbasis VLA 2.0 di Guangzhou dan menargetkan uji layanan penumpang pada paruh kedua 2026, sementara humanoid robot bernama Iron direncanakan memasuki produksi massal akhir 2026. Investasi riset dan pengembangan XPeng juga terus ditingkatkan, dengan alokasi signifikan untuk teknologi kecerdasan buatan, termasuk rencana peningkatan investasi pada physical AI di tahun 2026.