bytedaily - Petarung kebanggaan Indonesia, Yudi Cahyadi, akan menghadapi ujian berat melawan Xie Bin dari China dalam ajang Road to UFC (RTU) season 5. Pertarungan yang akan digelar pada akhir Mei 2026 di sela-sela UFC Fight Night: Song vs Figueiredo ini menempatkan Yudi di kelas bulu dalam format pertandingan non-turnamen.
Keberhasilan Yudi meraih kemenangan dengan performa yang memukau atas Xie Bin akan membuka peluang emas untuk mendapatkan tiket langsung tampil di UFC. Keputusan akhir mengenai kontrak akan ditentukan oleh perwakilan UFC yang menilai penampilan standout sang petarung. Sejarah mencatat, tiga pemenang dari pertandingan non-turnamen RTU sebelumnya berhasil mengamankan kontrak langsung ke UFC.
Jalur istimewa ini menawarkan keuntungan signifikan bagi Yudi, memudahkannya untuk langsung menembus panggung UFC tanpa harus melalui babak perempat final, semifinal, dan final yang kompetitif dalam turnamen RTU. Opsi pertandingan non-turnamen ini juga merupakan bentuk apresiasi promotor UFC, perusahaan milik Dana White, terhadap potensi pasar yang besar di Indonesia dan China.
Yudi Cahyadi akan mencatatkan sejarah sebagai petarung Indonesia pertama yang berkesempatan berlaga di ajang non-turnamen RTU. Sebelumnya, seluruh petarung Indonesia yang berpartisipasi di RTU harus melalui jalur turnamen reguler. Hingga kini, Jeka Saragih menjadi satu-satunya petarung Indonesia yang berhasil mengamankan kontrak UFC melalui RTU season pertama. Sejumlah nama lain seperti Jeremia Siregar, Angga Hans, Rama Supandhi, Gugun Gusman, Ronal Siahaan, Eperaim Ginting, Billy Pasulatan, Wendris Patilima, Deni Daffa, dan Rio Tirto juga pernah unjuk gigi di ajang RTU.