bytedaily - Dilansir dari bbc.com, sebuah inisiatif bernama 'Library of Things' telah dibuka di Leamington Spa awal tahun ini. Fasilitas ini memungkinkan masyarakat untuk meminjam berbagai barang sehari-hari yang mungkin terlalu mahal atau terlalu besar untuk dibeli dan disimpan.
Konsep ini menjadi salah satu dari puluhan 'perpustakaan barang' yang bermunculan di seluruh Inggris. Para relawan yang mengoperasikan tempat ini berharap dapat mengubah cara pandang masyarakat terhadap pembelian dan kepemilikan barang.
Toko ini dibuka pada Januari 2026 dan didirikan oleh Maurice Herson, yang sebelumnya telah mengelola situs serupa di Oxford. "Ini seperti perpustakaan, tetapi isinya bukan buku. Idenya sama, Anda ingin membaca buku, Anda tidak perlu membelinya. Mungkin Anda hanya ingin melihat apakah Anda menyukainya, jadi Anda meminjamnya," jelas Herson.
Keanggotaan perpustakaan ini gratis, dan terdapat biaya kecil untuk meminjam barang. Namun, para relawan menyatakan fleksibilitas dalam durasi peminjaman agar peminjam memiliki waktu yang cukup untuk menyelesaikan proyek mereka. Koleksi yang tersedia meliputi peralatan rumah tangga, perkakas, serta barang-barang unik seperti umbul-umbul, sepeda roda satu, dan alat pembuat popcorn.
Herson menambahkan bahwa banyak barang yang tersedia untuk dipinjam merupakan hasil donasi. "Beberapa barang saya beli dari toko amal, tetapi bagi saya idenya adalah barang tersebut harus bekas pakai. Seseorang pernah menggunakannya, dan sekarang kami memastikan barang itu terus digunakan," katanya.
Seorang mahasiswi, Emma Harrow, meminjam mesin jahit untuk belajar menjahit dan memperbaiki pakaian. "Saya membeli beberapa barang bekas yang ingin saya ubah agar pas di badan, hal-hal seperti itu," ujarnya. Mahasiswi berusia 20 tahun ini mengaku tidak akan mampu membeli mesin jahit secara langsung. "Saya seorang mahasiswa, jadi saya tidak punya uang untuk berinvestasi pada sesuatu seperti itu ketika saya bisa meminjamnya saat dibutuhkan dan mengembalikannya," tuturnya.
Neil Puttick, yang pindah ke Leamington Spa beberapa tahun lalu, meminjam pistol paku untuk memperbaiki pagar. "Saya sangat tertarik dengan ide 'Library of Things'. Ini konsep yang bagus karena saya tidak ingin memenuhi garasi saya dengan barang-barang yang jarang saya gunakan," katanya. "Jika Anda tinggal di rumah kecil, Anda tentu tidak menginginkan semua barang itu," tambahnya.
Konsep perpustakaan komunitas dan rumah tangga ini terus berkembang, dengan situs-situs baru dibuka setiap beberapa minggu di Inggris. "Ide 'Library of Things' telah berkembang pesat dalam 10 tahun terakhir," ungkap Herson. "Dulu hanya ada sekitar enam di negara ini, kami nomor tujuh. Sekarang, jumlahnya sudah lebih dari seratus."
Herson mengatakan banyak orang memintanya untuk membuka situs di Leamington Spa, mengingat pengalamannya mengelola perpustakaan di Oxford. "Suatu hari saya bersepeda melewati toko ini dan melihatnya kosong, dan saya mendapatkan momen itu," kenang Herson. Toko di Leamington Spa ini berbagi ruang di Bedford Street dengan Leamington Eco Hub. Keduanya bekerja sama dengan komunitas dan individu untuk menemukan cara hidup yang lebih ramah lingkungan dan sedang mencari tempat untuk beroperasi.
Pria berusia 76 tahun ini merasa penggabungan kedua inisiatif ini sangat masuk akal. "Saya mengirim email kepada mereka dan berkata, mengapa kita tidak melakukannya di tempat yang sama bersama-sama. Rasanya seperti alam semesta memberi tahu kami bahwa kami perlu melakukannya," tutupnya.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi bbc.com.