bytedaily
Senin, 13 Juli 2026 - 01:16 WIB

Akomodasi Baru di Mandalika Perkuat Sektor Sport Tourism dan Ekonomi Lokal

Redaksi 12 Juli 2026 2 views
Akomodasi Baru di Mandalika Perkuat Sektor Sport Tourism dan Ekonomi Lokal
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa telah meresmikan Sade Social Space, sebuah akomodasi baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB). Peresmian ini dilakukan pada Ahad (12/7/2026) dan diharapkan dapat memperkuat pengembangan sport tourism serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Menurut Ni Luh, pembangunan akomodasi dan fasilitas olahraga ini merupakan bagian dari upaya memperkaya daya tarik wisata Mandalika, yang telah ditetapkan sebagai salah satu destinasi prioritas nasional. Ia menekankan pentingnya inovasi berkelanjutan dalam pengembangan kawasan Mandalika yang luas, baik dari sisi pariwisata maupun fasilitas penunjang.

Lebih lanjut, Ni Luh berharap pembangunan di Mandalika dapat memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat NTB, khususnya melalui keterlibatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ia mengapresiasi upaya PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dalam mendorong UMKM naik kelas hingga mampu menembus pasar ekspor.

Ni Luh menambahkan bahwa pengembangan destinasi wisata memerlukan proses panjang dan kolaborasi dari berbagai pihak. Ia mencontohkan keberhasilan Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia yang juga dibangun melalui proses puluhan tahun. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha sangat krusial untuk memajukan Mandalika.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, menjelaskan bahwa Sade Social Space mengusung konsep perpaduan antara akomodasi, olahraga, wellness tourism, dan ekonomi kreatif. Konsep ini bertujuan untuk memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi sport tourism unggulan.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.