bytedaily - Dilansir dari sports.yahoo.com, pemilihan pemain yang tepat dalam liga fantasy football dapat memberikan keuntungan besar, namun mengidentifikasi situasi yang berpotensi menguntungkan seringkali menjadi tantangan tersendiri. Artikel ini menyoroti beberapa situasi paling rumit yang harus dihadapi para manajer fantasy football di musim 2026.
Salah satu situasi yang menonjol adalah backfield Denver Broncos di bawah pelatih Sean Payton. Tim ini memiliki tiga pemain yang bersaing: J.K. Dobbins, seorang veteran yang rentan cedera namun dihormati; RJ Harvey, pemain sophomore yang menunjukkan performa menjanjikan dengan banyak touchdown musim lalu; dan Jonah Coleman, rookie yang menarik perhatian setelah dipilih di putaran keenam. Dobbins terbukti lebih efisien dalam lari dibandingkan Harvey, sementara Harvey lebih aktif dan menarik sebagai penerima bola. Coleman, dengan postur 173 cm dan 100 kg, memiliki profil fisik yang mendekati running back utama dan menunjukkan potensi tiga down saat kuliah. Meskipun tidak ada dari mereka yang diprediksi masuk 30 besar posisi running back, menarik untuk melihat apakah persaingan ini akan mengerucut pada dua kandidat utama menjelang akhir musim panas, baik karena performa maupun cedera. Produktivitas ofensif tim asuhan Payton sudah terjamin, namun distribusinya masih menjadi pertanyaan.
Situasi lain yang patut dicermati adalah backfield Tampa Bay Buccaneers. Musim lalu, Bucky Irving mengalami cedera di awal musim. Namun, performanya sebelum dan sesudah cedera tidak begitu mengesankan, menempatkannya di peringkat 52 dalam tingkat keberhasilan lari dan 55 dalam EPA per lari di antara 55 running back dengan lebih dari 100 kesempatan. Setelah pulih, porsi permainan operan dan kerja di garis gawangnya berkurang, diambil alih oleh Rachaad White dan Sean Tucker. Dengan bergabungnya Kenneth Gainwell dan kembalinya Tucker, Irving berpotensi menghadapi nasib serupa di tahun 2026. Di sisi lain, dampak permainan operan Gainwell mungkin dilebih-lebihkan oleh quarterback Aaron Rodgers yang sering melakukan checkdown di Pittsburgh musim lalu, dan Buccaneers sempat mempertimbangkan untuk tidak mempertahankan Tucker. Masih ada celah bagi Irving untuk bangkit dan mengungguli setidaknya salah satu dari mereka. Perlu juga dicatat bahwa lini ofensif tim juga tidak bermain optimal musim lalu, dan kesehatan mereka di tahun 2026 bisa menjadi faktor positif bagi running back utama Buccaneers.
Di Arizona, setelah Jacoby Brissett mengambil alih, serangan Cardinals menjadi mesin fantasy football, memanfaatkan volume operan tertinggi di liga dan pertahanan yang berada di lima terbawah. Kelebihan talenta menciptakan persaingan, di mana Jeremiyah Love bergabung dengan tim yang sudah memiliki Trey McBride, serta dua wide receiver dengan potensi luar biasa, Marvin Harrison Jr. dan Michael Wilson. Pertanyaannya adalah, dengan adanya persaingan yang ketat ini, bagaimana pembagian peran akan dilakukan.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi sports.yahoo.com.