bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, seorang siswa kelas empat sekolah dasar di Greensboro, North Carolina, Amerika Serikat, yang baru berusia 10 tahun, mendapat respons tak terduga dari Anggota Kongres Virginia Foxx setelah mengiriminya surat mengenai manfaat kendaraan listrik (EV) sebagai bagian dari tugas sekolah. Siswa bernama Christian Mango itu menulis surat persuasif kepada Foxx, yang juga seorang politikus berusia 82 tahun, untuk menyarankan pemberian insentif pajak sebesar 5.000 dolar AS bagi pemilik EV.
Dalam suratnya, Mango menyatakan bahwa mobil listrik lebih baik daripada mobil biasa karena lebih ramah lingkungan, lebih murah, dan tidak memerlukan bensin. Namun, alih-alih memberikan tanggapan yang positif, Foxx atau timnya justru mengirimkan balasan yang keras. Mereka menuduh Mango telah terpengaruh oleh "propaganda" dan mengarahkannya untuk membaca enam artikel "tentang catatan bencana kebijakan yang diberlakukan untuk mengatasi 'perubahan iklim.'" Artikel-artikel tersebut sebagian besar berasal dari sumber konservatif seperti Wall Street Journal (editorial) dan Fox News.
Foxx juga secara terang-terangan meragukan kemampuan guru Mango dalam memberikan pendidikan yang baik, dengan mengatakan, "Saya menduga guru Anda tidak akan dapat memberikan pengalaman pendidikan yang baik dengan membantu Anda. Karena mereka terlalu tertarik untuk mengindoktrinasi Anda. Betapa menyedihkannya." Ia juga menjelaskan kepada Mango tentang asal-usul uang pemerintah federal, menyiratkan bahwa pemberian insentif EV akan membebani masyarakat umum.
Mango, karena usianya yang masih muda, tidak sepenuhnya memahami maksud balasan Foxx, sehingga ibunya harus menjelaskannya. Ia dilaporkan merasa sedih atas respons tersebut, terutama karena Foxx juga menyerang gurunya, padahal ia yang memutuskan untuk menulis tentang mobil listrik. Ibu Mango, Emily Mango, menyatakan kekecewaannya melalui media sosial dan menuntut permintaan maaf dari Anggota Kongres tersebut. Ia menyebut surat Foxx "mengerikan" dan "tercela," serta menekankan bahwa tidak pantas berbicara seperti itu kepada seorang anak dan seorang guru.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.