bytedaily - PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) secara proaktif mengintegrasikan berbagai strategi guna merespons tingginya permintaan masyarakat terhadap investasi logam mulia. Perusahaan memfokuskan pada peningkatan transparansi transaksi, adopsi teknologi digital, serta perluasan kanal distribusi sebagai pilar utama bisnis di sektor emas.
Direktur Utama ANTAM, Untung Budiarto, menekankan pentingnya sistem transaksi yang akuntabel dan mudah dijangkau publik. Seluruh transaksi emas ANTAM kini telah terintegrasi, tercatat, dan dapat diaudit, didukung pengawasan berkelanjutan untuk menjaga tata kelola yang baik. Transparansi ini krusial dalam membangun kepercayaan konsumen, dengan informasi stok emas yang dapat diakses secara real-time melalui berbagai platform resmi perusahaan.
Untuk memudahkan akses pembelian, ANTAM memanfaatkan inovasi teknologi seperti mesin ATM emas (ANTAM Gold Machine), yang memungkinkan transaksi mandiri. Upaya ini sejalan dengan strategi perluasan inklusi investasi emas di Indonesia, yang mencakup akses melalui butik, platform digital, hingga mesin otomatis.
Dalam strategi distribusi, ANTAM menerapkan pendekatan omnichannel yang mengombinasikan penjualan offline dan online. Produk logam mulia tidak hanya tersedia di Butik Emas Logam Mulia (BELM), tetapi juga merambah marketplace, website resmi, dan layanan pengiriman langsung kepada konsumen.
Selain memperkuat sisi hilir, ANTAM juga giat mengakselerasi program eksplorasi sumber daya emas guna menjamin keberlanjutan pasokan. Aktivitas eksplorasi dilakukan di wilayah tambang eksisting, penjajakan wilayah baru, serta penjajakan potensi kerja sama internasional. Langkah ini dirancang untuk tidak hanya memenuhi kebutuhan emas saat ini, tetapi juga mengamankan cadangan masa depan melalui eksplorasi yang agresif dan terukur.