bytedaily
Senin, 06 Juli 2026 - 16:55 WIB

Antusiasme Investor Ritel Melonjak untuk IPO SpaceX, Mendorong Saham Bertema Luar Angkasa

Redaksi 28 Mei 2026 19 views
Antusiasme Investor Ritel Melonjak untuk IPO SpaceX, Mendorong Saham Bertema Luar Angkasa
Ilustrasi visual (Sumber: finance.yahoo.com)

bytedaily - Dilansir dari finance.yahoo.com, investor ritel menunjukkan minat yang meningkat pada saham dan ETF bertema luar angkasa menjelang potensi penawaran umum perdana (IPO) SpaceX. Data dari Vanda Research menunjukkan bahwa pembelian bersih investor ritel pada keranjang ETF bertema luar angkasa mencapai tingkat terkuat sejak tahun 2021.

ETF Procure Space ETF (UFO) menjadi salah satu favorit utama, dengan pembelian bersih ritel mencapai rekor $6,2 juta pada 30 April dan saat ini masih berada di angka $3,8 juta, tiga kali lebih kuat dari puncak sebelumnya. Selain itu, saham-saham yang menyediakan infrastruktur dan komponen luar angkasa, yang dijuluki sebagai 'picks and shovels' (alat penambangan), juga menarik perhatian.

Redwire (RDW), yang menyediakan infrastruktur satelit dan komponen pesawat ruang angkasa, telah menarik pembelian bersih ritel sebesar $41,1 juta dalam 20 hari perdagangan terakhir. Minat investor ritel juga meluas ke saham-saham yang lebih kecil dan spekulatif seperti Sidus Space (SIDU), Satellogic (SATL), dan Planet Labs (PL), menunjukkan minat yang semakin luas di sektor luar angkasa.

SpaceX dilaporkan menargetkan penetapan harga IPO pada 11 Juni dan pencatatan di Nasdaq pada 12 Juni, dengan Goldman Sachs sebagai pemimpin sindikasi. Dalam langkah yang tidak biasa, 30% dari saham yang ditawarkan dialokasikan untuk investor ritel, tiga kali lipat dari alokasi standar.

Perusahaan yang dipimpin oleh Elon Musk ini menargetkan valuasi $1,75 triliun untuk listing-nya. SpaceX melaporkan pendapatan total sebesar $18,7 miliar pada tahun 2025, naik 33% dari tahun sebelumnya, dengan layanan satelit Starlink menyumbang $11,4 miliar atau 61% dari total pendapatan. Namun, perlu dicatat bahwa SpaceX mencatat kerugian bersih GAAP sebesar $4,28 miliar pada kuartal pertama tahun ini dan memiliki defisit kumulatif sebesar $41,3 miliar.

Dana dari IPO dilaporkan akan digunakan untuk meningkatkan tingkat penerbangan Starship, pusat data orbital berbasis AI, dan persiapan awal untuk pangkalan bulan permanen. Meskipun antusiasme terhadap IPO SpaceX sangat terasa karena teknologi dan daya tarik paparan terhadap Musk di luar Tesla, investor ritel disarankan untuk berhati-hati.

Chief Investment Officer Portfolio Wealth Advisors, Lee Munson, menyarankan untuk tidak terburu-buru membeli saham SpaceX pada hari pertama IPO. Ia berpendapat bahwa alokasi 30% untuk investor ritel pada IPO semacam ini, yang biasanya berkisar antara 5-10%, menunjukkan bahwa IPO tersebut lebih didorong oleh euforia daripada kepemilikan institusional yang kuat.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi finance.yahoo.com.