bytedaily
Selasa, 19 Mei 2026 - 02:04 WIB

Arti Huruf 'G' pada Tuas Transmisi Manual Mobil

Redaksi 12 Mei 2026 12 views
Arti Huruf 'G' pada Tuas Transmisi Manual Mobil
Ilustrasi visual (Sumber: jalopnik.com)

bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, huruf 'G' pada tuas transmisi manual mobil memiliki arti 'Gelände', sebuah kata dalam bahasa Jerman yang berarti 'medan' atau 'medan segala medan'. Gear 'G' ini umumnya merupakan gigi yang sangat rendah dan digunakan untuk meningkatkan traksi saat berkendara di medan off-road.

Istilah 'Gelände' juga dikenal dari Mercedes-Benz G-Class, di mana 'G-Wagon' merupakan kependekan dari 'Geländewagen' yang berarti 'kendaraan segala medan'. Namun, mobil yang paling identik dengan penggunaan gear 'G' adalah supercar Porsche 959 yang diluncurkan pertama kali pada tahun 1985. Porsche 959 memiliki gigi 'G' yang rendah sebagai penghormatan pada akarnya di ajang balap reli.

Penggunaan gigi 'G' pada Porsche 959 juga terkait dengan celah regulasi kebisingan di beberapa negara. Saat itu, beberapa negara memiliki peraturan ketat mengenai kebisingan kendaraan, termasuk pengukuran volume saat mobil berada di gigi pertama. Porsche 959 tidak dapat memenuhi beberapa tes tersebut pada gigi terendahnya. Transmisi 959 dirancang untuk kompetisi reli profesional tingkat tertinggi, termasuk gigi pertama yang sangat rendah dan berisik untuk menangani medan yang buruk. Akhirnya, Porsche memutuskan untuk menamai gigi tersebut 'G', menjadikan gigi kedua tradisional sebagai gigi pertama, dan menyesuaikan nomor gigi lainnya.

Cara lain untuk mengatasi peraturan kebisingan tersebut adalah dengan menggunakan transmisi yang berbeda, namun hal itu bukanlah pilihan bagi 959. Mobil tersebut dikembangkan untuk homologasi keikutsertaan Porsche di seri Grup B World Rally Championship, sehingga versi jalanan harus berbagi komponen, seperti gearbox, dengan mobil balapnya. Mesinnya, yang juga digunakan bersama, adalah motor enam silinder datar yang dipasang di belakang, pertama kali digunakan pada mobil balap ketahanan Porsche 956 yang memenangkan Le Mans tiga kali berturut-turut dari tahun 1983 hingga 1985.

Porsche 959 juga dikenal karena banyak inovasi teknologinya. Mobil ini sangat canggih pada masanya, bahkan dibandingkan dengan fiksi ilmiah. Salah satu contohnya adalah sistem penggerak empat roda multi-mode yang dikendalikan secara elektronik, serta suspensi elektrohidrolik. Sistem penggerak empat roda memiliki pengaturan khusus untuk 'Kering', 'Basah', 'Es', dan 'Traksi', sementara suspensi memungkinkan pemilik untuk menaikkan dan menurunkan ketinggian mobil. 959 bahkan memperkenalkan sistem pemantauan tekanan ban pertama di dunia untuk mobil produksi massal.

Namun, seperti halnya reli Grup B yang penuh gairah dan Porsche 959 yang unik, keduanya memiliki usia yang relatif singkat. WRC menghentikan Grup B pada tahun 1987 karena kekhawatiran keselamatan, dan Porsche hanya memproduksi 292 unit 959 yang legal di jalanan, di mana 200 unit di antaranya diperlukan untuk homologasi.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.