bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, sebuah unit Mazda Miata generasi NC yang dimodifikasi dengan tampilan ala Aston Martin klasik terpaksa ditarik dari situs lelang Bring a Trailer setelah pengacara Aston Martin mengajukan klaim merek dagang. Unit mobil yang dibuat oleh Simpson Design ini menarik perhatian karena modifikasi bodinya yang terinspirasi dari mobil-mobil Aston Martin lawas.
Laporan jalopnik.com menyebutkan, lelang mobil tersebut dihentikan pada hari Rabu (tanggal tidak disebutkan) sesaat sebelum berakhir. Alasan penarikan adalah adanya klaim merek dagang terkait penggunaan emblem dan deskripsi Aston Martin pada mobil tersebut.
Perusahaan restomod diketahui seringkali berhati-hati dalam memasarkan mobil yang terinspirasi dari model atau merek yang sudah ada, dengan menggunakan istilah seperti "reimagined" untuk menghindari pelanggaran hak cipta. Namun, dalam kasus ini, Aston Martin tidak terima dengan penggunaan emblem mereka pada Mazda Miata tersebut. Tidak hanya listing lelang yang ditarik, halaman tersebut juga dilaporkan telah dihapus dari internet.
Pihak Bring a Trailer menjelaskan penarikan listing tersebut melalui kolom komentar yang tersimpan di Wayback Machine. Mereka menyatakan, "Kami diberitahu mengenai klaim merek dagang terkait emblem dan deskripsi Aston Martin pada mobil ini. Sayangnya, kami tidak dapat memenuhi tuntutan mereka dalam waktu singkat, dan kami juga tidak ingin menempatkan penjual dalam posisi sulit tanpa kesalahan mereka, sehingga kami memutuskan untuk menarik lelang ini."
Bring a Trailer menambahkan bahwa penjual telah menginformasikan bahwa logo Aston Martin dapat dilepas. Pihak lelang akan terus berkomunikasi dengan penjual dan perwakilan Aston Martin untuk mencari solusi agar mobil tersebut dapat dilelang kembali dengan deskripsi yang direvisi dan memenuhi persyaratan merek dagang.
Jim Simpson, desainer mobil tersebut, melalui komentar di forum lelang menyatakan bahwa Simpson Design telah memperingatkan klien tentang risiko penambahan emblem merek lain pada mobil mereka. "Di Simpson Design, kami telah memperingatkan klien tentang penambahan emblem pada mobil mereka, dan sejauh ini kami tidak pernah melakukannya karena itu adalah pelanggaran merek dagang," tulisnya.
Penjual mobil tersebut mengklarifikasi di kolom komentar bahwa penambahan emblem Aston Martin dilakukan "hanya untuk bersenang-senang" dan emblem tersebut "mudah dilepas, dipasang dengan perekat". Meskipun deskripsi listing menyebutkan mobil tersebut bergaya Aston Martin, namun jelas merupakan Mazda Miata. Aston Martin berhak atas logo merek dagangnya jika tidak ada lisensi eksplisit untuk menggunakannya.
Belum jelas langkah selanjutnya yang akan diambil, meskipun ada kemungkinan penjual dapat melepas emblem Aston Martin dan mencoba melelangnya kembali.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.