bytedaily
Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:32 WIB

BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum di NTT Pascabencana

Redaksi 18 Agustus 2026 4 views
BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum di NTT Pascabencana
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) aktif dalam upaya percepatan pemulihan pascabencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Setelah mendistribusikan bantuan tanggap darurat, BRI membangun tiga posko logistik dan satu dapur umum di wilayah yang paling terdampak.

Ketiga posko logistik tersebut didirikan di Manggarai Barat, Ngada, dan Nagekeo. Posko induk logistik BRI Peduli Labuan Bajo-Manggarai Barat berlokasi di Batu Cermin, Kecamatan Komodo. Sementara itu, posko logistik BRI Peduli Bajawa berada di Jalan TW Mengeruda, Ngedukelu, Bajawa, Kabupaten Ngada, dan posko BRI Peduli Mbay terletak di Jalan TW 17, Pulau, Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo. Dapur umum didirikan di Nagekeo.

Untuk memastikan penanganan pascabencana berjalan optimal, Direktur Operations BRI Hakim Putratama dan Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya secara langsung meninjau lokasi bencana di NTT. Kunjungan ini bertujuan untuk memantau kesiapan posko logistik dan dapur umum, memastikan kelancaran distribusi bantuan, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak agar berjalan cepat dan tepat sasaran.

Corporate Secretary BRI Dhanny menjelaskan bahwa pendirian tiga posko logistik dan satu dapur umum BRI Peduli merupakan wujud komitmen BRI untuk mendekatkan bantuan kepada masyarakat dan mempercepat proses penyaluran bantuan tanggap bencana agar lebih terarah dan sesuai kebutuhan warga di lapangan. Posko-posko ini juga berfungsi sebagai pusat pengumpulan, pengelolaan, dan distribusi bantuan sebelum diserahkan kepada warga terdampak di wilayah sekitarnya.

Dhanny menambahkan bahwa posko logistik dan dapur umum BRI Peduli menunjukkan komitmen BRI untuk senantiasa hadir bersama masyarakat, terutama dalam situasi yang memerlukan kepedulian dan dukungan. Ke depan, BRI tidak menutup kemungkinan untuk menambah jumlah posko logistik dan dapur umum apabila kondisi dan kebutuhan mendesak.

Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan bantuan dapat lebih mudah menjangkau masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang terdampak keterbatasan akibat bencana. Keberadaan posko juga memperkuat koordinasi penyaluran bantuan agar dukungan yang diberikan lebih efektif selama masa tanggap darurat dan proses pemulihan.

Hingga kini, BRI telah menyalurkan berbagai bantuan untuk kebutuhan masyarakat terdampak gempa NTT, meliputi ratusan makanan cepat saji, peralatan medis dan obat-obatan, sembako, tangki air minum, selimut, terpal, tenda pengungsi, lampu darurat, peralatan mandi, perlengkapan bayi, dan kebutuhan lainnya.

Selain itu, BRI juga memprioritaskan keselamatan nasabah dan pekerja. Perusahaan telah mengambil langkah pengamanan aset di lokasi terdampak dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan asesmen menyeluruh terhadap kondisi bangunan dan fasilitas operasional. BRI juga telah menyiapkan langkah mitigasi agar layanan perbankan kepada masyarakat tetap berjalan melalui BRImo dan Agen BRILink.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.