bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, produsen ban asal Prancis, Michelin, yang terkenal dengan ban segala cuaca dan ban segala medan, ternyata tidak memproduksi sendiri karpet bak truk (truck bed mats) yang dijual dengan merek mereka. Perusahaan ini memang merambah pasar aksesori kendaraan, termasuk karpet lantai dan karpet bak truk, namun bukan berarti mereka memproduksi semua produk tersebut.
Menurut laporan jalopnik.com, Michelin telah memberikan izin resmi kepada Tread Auto untuk memproduksi karpet lantai, pelapis lantai, karpet bagasi, dan pelindung bak belakang dengan merek Michelin. Tread Auto sendiri mengungkapkan dalam balasan di forum F150Gen14.com bahwa produk-produk tersebut dibuat di China, meskipun dikembangkan di bawah standar kualitas ketat dari Michelin.
Pola tapak pada pelapis dan karpet bak truk buatan Tread Auto terinspirasi dari desain tapak ban Michelin sesungguhnya. Hal ini diduga menjadi alasan mengapa karpet dan pelapis lantai bermerek Michelin terasa mencengkeram dan efektif dalam menyalurkan kotoran, lumpur, salju, dan air.
Bahan yang digunakan bukan karet murni, melainkan termoplastik elastomer (TPE). Material ini menggabungkan atribut karet dan plastik, sehingga terasa seperti karet namun dapat didaur ulang seperti plastik. TPE juga diklaim mudah dibersihkan dan melindungi dari goresan, keausan, serta paparan sinar UV.
Tread Auto menyatakan bahwa produk mereka dibuat menggunakan pemindaian laser biru untuk menghasilkan ukuran yang presisi untuk berbagai merek truk seperti Toyota, Ford, Chevrolet, Nissan, Hyundai, dan Tesla. Fokus pada kesesuaian dan kualitas ini diharapkan dapat mempertahankan daya tahan dan performa yang diharapkan konsumen dari merek Michelin, meskipun produk tersebut tidak dibuat langsung oleh Michelin.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.