bytedaily
Selasa, 19 Mei 2026 - 17:34 WIB

CEO OpenAI Minta Maaf kepada Komunitas Tumbler Ridge atas Kegagalan Peringatkan Polisi

Redaksi 26 April 2026 10 views
CEO OpenAI Minta Maaf kepada Komunitas Tumbler Ridge atas Kegagalan Peringatkan Polisi
Ilustrasi visual (Sumber: techcrunch.com)

bytedaily - Dilansir dari techcrunch.com, CEO OpenAI Sam Altman menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada warga Tumbler Ridge, Kanada, atas kegagalan perusahaannya untuk memberitahu penegak hukum mengenai tersangka dalam kasus penembakan massal baru-baru ini. Laporan Wall Street Journal menyebutkan bahwa OpenAI telah menandai dan memblokir akun ChatGPT milik Jesse Van Rootselaar yang berusia 18 tahun pada Juni 2025, setelah ia mendeskripsikan skenario kekerasan bersenjata. Staf OpenAI sempat berdiskusi untuk memberitahu polisi, namun akhirnya memutuskan untuk tidak melakukannya, dan baru menghubungi pihak berwenang Kanada setelah insiden penembakan terjadi.

OpenAI menyatakan bahwa mereka sedang memperbaiki protokol keselamatan, termasuk dengan menerapkan kriteria yang lebih fleksibel untuk menentukan kapan akun harus dirujuk ke pihak berwenang, serta membangun jalur kontak langsung dengan penegak hukum Kanada. Dalam suratnya yang pertama kali diterbitkan oleh surat kabar lokal Tumbler RidgeLines, Altman menyebutkan bahwa ia telah berdiskusi dengan Walikota Tumbler Ridge Darryl Krakowka dan Perdana Menteri British Columbia David Eby. Mereka sepakat bahwa permintaan maaf publik diperlukan, namun juga perlu waktu untuk menghormati komunitas yang sedang berduka.

"Saya sangat menyesal bahwa kami tidak memberi tahu penegak hukum tentang akun yang diblokir pada bulan Juni," ujar Altman. "Meskipun saya tahu kata-kata tidak akan pernah cukup, saya percaya permintaan maaf ini diperlukan untuk mengakui kerugian dan kehilangan yang tidak dapat diubah yang diderita komunitas Anda." Altman juga menambahkan bahwa fokus OpenAI akan terus pada kerja sama dengan semua tingkatan pemerintahan untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang.

David Eby melalui akun X-nya menyatakan bahwa permintaan maaf Altman "diperlukan, namun masih sangat tidak memadai untuk kehancuran yang menimpa keluarga-keluarga di Tumbler Ridge." Pejabat Kanada dilaporkan sedang mempertimbangkan regulasi baru mengenai kecerdasan buatan, meskipun belum ada keputusan final yang dibuat.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi techcrunch.com.