bytedaily
Selasa, 19 Mei 2026 - 06:40 WIB

China Minta Bank Tunda Pinjaman Baru ke Kilang yang Kena Sanksi AS

Redaksi 08 Mei 2026 12 views
China Minta Bank Tunda Pinjaman Baru ke Kilang yang Kena Sanksi AS
Ilustrasi visual (Sumber: finance.yahoo.com)

bytedaily - Dilansir dari Bloomberg News, otoritas regulator keuangan China dilaporkan telah meminta bank-bank terbesar di negara itu untuk sementara waktu menangguhkan pemberian pinjaman baru kepada lima kilang yang baru-baru ini dijatuhi sanksi oleh Amerika Serikat. Sanksi tersebut dijatuhkan karena adanya dugaan keterkaitan kilang-kilang itu dengan minyak Iran.

Badan Pengatur Keuangan Nasional (NFRA) China dilaporkan telah memberikan panduan lisan kepada bank-bank untuk tidak menyalurkan pinjaman baru dalam mata uang yuan, namun tidak diminta untuk menarik kembali kredit yang sudah ada. Laporan tersebut mengutip sumber yang mengetahui masalah ini.

Bank-bank tersebut diminta untuk meninjau kembali hubungan bisnis mereka dengan perusahaan-perusahaan, termasuk salah satu kilang swasta terbesar di China, Hengli Petrochemical (Dalian) Refinery. NFRA dan Hengli belum memberikan komentar langsung terkait permintaan Reuters.

Arahan resmi ini dikeluarkan sebelum tanggal 1 Mei, yang berbeda dengan pemberitahuan dari Kementerian Perdagangan China pada 2 Mei, di mana pemerintah meminta perusahaan untuk mengabaikan sanksi AS. Permintaan untuk mengabaikan sanksi tersebut menandai pertama kalinya China menggunakan langkah-langkah pemblokiran yang dirancang untuk melindungi perusahaan China dari campur tangan asing yang dianggap tidak perlu, yang diperkenalkan pada tahun 2021.

Pada bulan April, Departemen Keuangan AS menjatuhkan sanksi terhadap Hengli Petrochemical, menuduhnya membeli minyak Iran senilai miliaran dolar. Langkah ini merupakan eskalasi dari upaya jangka panjang Washington untuk membatasi pendapatan minyak Teheran. Menteri Keuangan AS Scott Bessent bulan lalu menyatakan bahwa AS telah memperingatkan dua pemberi pinjaman China bahwa mereka akan dikenai sanksi sekunder jika terbukti memproses transaksi dengan Iran, meskipun bank-bank tersebut tidak disebutkan namanya.

Sanksi tersebut menimbulkan sejumlah kendala bagi para kilang, termasuk kesulitan dalam menerima minyak mentah dan keharusan menjual produk olahan dengan nama yang berbeda.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi finance.yahoo.com.