bytedaily
Sabtu, 22 Agustus 2026 - 02:47 WIB

China Perintahkan Penghapusan Alat AI Claude Code Akibat Risiko Keamanan, Anthropic Beri Penjelasan

Redaksi 10 Juli 2026 22 views
China Perintahkan Penghapusan Alat AI Claude Code Akibat Risiko Keamanan, Anthropic Beri Penjelasan
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, pemerintah China telah mengeluarkan instruksi kepada para penggunanya untuk menghapus perangkat lunak Claude Code. Langkah ini diambil menyusul adanya kekhawatiran mengenai risiko keamanan, khususnya potensi adanya 'backdoor' pada alat pemrograman yang dikembangkan oleh Anthropic ini.

China's National Vulnerability Database, yang berada di bawah naungan Kementerian Industri dan Teknologi Informasi China (MIIT), mengidentifikasi alat coding agentic tersebut sebagai sumber 'ancaman serius' bagi pengguna di wilayah China. Melalui unggahan di akun WeChat resminya, database tersebut menyatakan bahwa Claude Code memiliki 'mekanisme pemantauan bawaan' yang berpotensi mengirimkan informasi sensitif pengguna ke server jarak jauh tanpa mendapatkan persetujuan terlebih dahulu.

Menanggapi peringatan dari otoritas China, Anthropic memberikan klarifikasi bahwa pengguna di China yang diminta untuk menghapus Claude Code sebenarnya tidak pernah diizinkan untuk menggunakan produk tersebut sejak awal. Juru bicara Anthropic menjelaskan bahwa kebijakan penggunaan perusahaan secara konsisten melarang akses dari pengguna yang berlokasi di China.

Sebelumnya, Anthropic telah mengonfirmasi bahwa mereka menyematkan kode tersembunyi pada Claude Code dengan tujuan melacak lokasi pengguna. Perusahaan mengklaim tindakan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan praktik 'distilasi' ilegal terhadap model AI mereka.

MIIT lebih lanjut merinci bahwa peringatan tersebut berlaku untuk versi Claude Code 2.1.91 hingga 2.1.196, yang dirilis antara bulan April hingga akhir Juni. Disebutkan pula bahwa Anthropic telah merilis versi yang lebih baru setelah periode tersebut. Otoritas China merekomendasikan agar pengembang yang menggunakan versi yang terdampak segera menghapus atau memperbarui ke versi terbaru yang aman dan telah menghilangkan kode 'backdoor' yang dimaksud. Selain itu, disarankan pula penguatan kontrol akses eksternal untuk mencegah transmisi data sensitif secara tidak sah.

Meskipun Claude Code tidak tersedia secara resmi di China, termasuk Hong Kong, alat ini dilaporkan cukup populer di kalangan komunitas pengembang perangkat lunak di China. Dalam beberapa bulan terakhir, Anthropic telah mengajukan tuduhan terhadap beberapa perusahaan teknologi besar China, seperti DeepSeek, MiniMax, dan Alibaba Group Holding, terkait praktik distilasi model, yaitu melatih model AI yang lebih kecil menggunakan keluaran dari model besar milik pihak lain.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.