bytedaily
Selasa, 19 Mei 2026 - 11:23 WIB

Desain Jalan Bergaris Merah di India untuk Kurangi Kecepatan dan Lindungi Satwa Liar

Redaksi 04 Mei 2026 11 views
Desain Jalan Bergaris Merah di India untuk Kurangi Kecepatan dan Lindungi Satwa Liar
Ilustrasi visual (Sumber: jalopnik.com)

bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, sebuah inisiatif baru di India mencoba mengatasi tantangan infrastruktur jalan yang tidak hanya membahayakan manusia tetapi juga satwa liar. Di sepanjang National Highway 45 di Madhya Pradesh, India, sebuah desain jalan inovatif dengan garis-garis merah diterapkan untuk memperlambat lalu lintas dan meningkatkan kesadaran pengemudi terhadap habitat alami.

Proyek ini mencakup fitur perlindungan satwa liar seperti pagar dan terowongan bawah tanah yang dirancang untuk mengarahkan hewan ke jalur yang aman. Namun, yang membedakan adalah pola garis merah cerah yang diaplikasikan pada permukaan jalan. Pola ini terinspirasi dari zona kecepatan yang dicat merah di Sheikh Zayed Road, Dubai, dan bertujuan untuk membuat pengendara lebih waspada terhadap lingkungan sekitar serta mengurangi kecepatan demi keselamatan.

Setiap wilayah di dunia memiliki satwa liar unik yang dapat menimbulkan bahaya bagi pengendara. Di India, harimau, monyet, dan citah sering terlihat di habitat alami mereka. National Highway 45 merupakan jalan utama yang menghubungkan beberapa area penting dan melintasi sekitar 11 kilometer Cagar Harimau Veerangana Durgavati, di mana kehidupan satwa liar sangat padat. Garis-garis merah ini mencakup 1,9 kilometer di zona berbahaya yang telah ditetapkan.

Garis-garis merah tersebut memiliki ketinggian lima milimeter, sehingga selain sangat terlihat sebagai penanda perubahan perilaku, pengendara juga dapat mendengar dan merasakannya. Permukaan jalan ini juga dilengkapi sensor kecepatan, dan kendaraan tidak akan berjalan mulus jika melaju terlalu kencang. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah India untuk menerapkan rekayasa ekologis yang bertanggung jawab.

Kementerian Transportasi Jalan & Jalan Raya India menjelaskan, "Inisiatif keselamatan perintis yang diterapkan di ruas jalan nasional yang melintasi bagian hutan dan ghat yang sensitif menunjukkan bagaimana rekayasa jalan dapat menyeimbangkan keselamatan manusia, perlindungan satwa liar, dan pelestarian ekologi, tanpa mengorbankan salah satu dari ketiganya."

Meskipun waktu akan membuktikan efektivitas pendekatan ini, jelas bahwa kombinasi berbagai taktik lebih efektif dalam menjaga keselamatan pengemudi dan hewan. Jalan yang paling aman bagi satwa liar adalah tidak adanya jalan sama sekali, namun dalam konteks menyeimbangkan aktivitas manusia dengan hewan yang hidup di hutan, pepohonan, gurun, dan pegunungan yang dilintasi jalan, perkerasan jalan bergaris merah ini dianggap inovatif.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.