bytedaily - Klub Serie A, Como, berduka atas berpulangnya salah satu tokoh penting di balik kebangkitan mereka, Michael Bambang Hartono, yang meninggal dunia pada Kamis (19/3) di Singapura. Kepergian pemilik Grup Djarum ini menjadi pukulan bagi Como, klub yang telah bertransformasi menjadi kekuatan menonjol di Italia sejak diakuisisi oleh perusahaan tersebut pada tahun 2019.
Di bawah kepemilikan Bambang Hartono dan saudaranya, Budi Hartono, Como menunjukkan kebangkitan luar biasa. Klub yang dijuluki 'I Lariani' ini berhasil bangkit dari kasta keempat sepak bola Italia dan akhirnya promosi ke Serie A pada tahun 2024 setelah menanti selama 21 tahun. Kesuksesan ini juga turut didukung oleh keputusan strategis manajemen dalam menunjuk Cesc Fabregas sebagai pelatih.
Di bawah arahan pelatih asal Spanyol tersebut, Como telah menjelma menjadi kuda hitam yang patut diperhitungkan di kasta tertinggi Liga Italia. Performa impresif tim musim ini terbukti dari posisi mereka yang bertengger di peringkat keempat klasemen Serie A dengan mengumpulkan 54 poin. Jika tren positif ini berlanjut, Como berpeluang besar untuk mengamankan tiket kompetisi antarklub paling prestisius di Eropa, Liga Champions.